Tribun Bandar Lampung

Duet Maling Gotong Motor dari Kos

Masyarakat Bandar Lampung harus benar-benar meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang masa mudik Lebaran.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Yoso Muliawan
Tangkapan Layar CCTV/Istimewa
TEREKAM CCTV - Aksi pelaku pencurian sepeda motor di rumah kos, Jalan ZA Pagar Alam, Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, terekam CCTV, Jumat (31/5/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Masyarakat Bandar Lampung harus benar-benar meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang masa mudik Lebaran. Sebab, kawanan maling bisa saja menjadikan rumah atau kendaraan sebagai sasaran.

Selama Mei 2019, terjadi setidaknya lima pencurian kendaraan bermotor dan barang berharga lainnya. Terakhir, Jumat pagi 31 Mei, warga yang tinggal di rumah kos, Jalan ZA Pagar Alam, Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, kehilangan sepeda motor merek Honda Vario warna merah BE 4287 QL.

Peristiwa itu terjadi di rumah kos yang berada di belakang ruko tempat kursus Kumon, seberang kantor Tribun Lampung. Berdasarkan rekaman closed circuit television (CCTV), pelaku pencurian motor berjumlah dua orang.

Dalam aksinya, duet maling ini nekat menggotong motor korban sekitar pukul 06.00 WIB. Alfian, pemilik motor, baru menyadari motornya raib pada siang menjelang waktu salat Jumat.

"Saya baru tidur setelah sahur jam 5 subuh. Pas mau salat Jumat, motor sudah nggak ada," kata warga Kecamatan Daya Murni, Tulangbawang Barat, ini Jumat sore.

Mengetahui motornya tidak ada di tempat, Alfian langsung mengecek CCTV kosan. Ia melihat dua pria menggasak motornya.

"Saya cek CCTV, ada rekamannya, maling bawa kabur motor sekitar pukul 06.05 WIB," ujarnya.

Dari hasil pantauan di CCTV, beber Alfian, dua pelaku tampak menggotong motornya keluar kosan.

"Yang satu gotong roda depan, satunya lagi gotong roda belakang. Jadi, mereka angkat motor keluar kosan," katanya.

Alfian mengaku telah memasang kunci ganda pada roda motornya. Mungkin karena itulah duet maling terpaksa menggotong motornya.

"Saya pasang kunci ganda. Pas sudah di luar kosan, pelaku merusak kunci ganda," ujarnya.

Masih kata Alfian, dari rekaman CCTV, seorang pelaku sempat menyadari bahwa ada CCTV di area kosan.

"Dia nggak jadi masuk. Nah yang masuk kawannya yang pakai jaket. Dia copot sandal. Bahkan kelihatan kayak bawa pistol gitu," tuturnya.

Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Polresta Bandar Lampung Ajun Komisaris Titin Maezunah menyatakan segera meneruskan informasi pencurian motor tersebut.

"Sebaiknya segera lapor, jangan mengulur waktu. Saya akan teruskan informasi ini," kata AKP Titin Maezunah.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved