Tribun Metro

Pairin Ancam Beri Sanksi PNS Mangkir Kerja Pasca Cuti Lebaran

Wali Kota Achmad Pairin akan memberikan sanksi tegas kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat yang mangkir masuk paska cuti

Pairin Ancam Beri Sanksi  PNS Mangkir Kerja Pasca Cuti Lebaran
Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak
Wali Kota Metro Achmad Pairin 

Pairin Ancam Beri Sanksi  PNS Mangkir Kerja Pasca Cuti Lebaran

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO  - Wali Kota Achmad Pairin akan memberikan sanksi tegas kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat yang mangkir masuk pasca cuti bersama lebaran.

Pairin mengaku, tidak akan menolerir, karena sudah diberikan cuti bersama yang cukup panjang. "Saya akan menindak tegas dan tidak akan menolerir jika ditemukan ASN yang mangkir masuk," ujarnya, Minggu (2/6).

Ia menegaskan, dirinya sendiri yang akan langsung memberikan sanksi jika ditemukan PNS yang memperpanjang libur sendiri. Wali Kota juga mengaku tidak memberi izin cuti bagi pegawai yang ingin meminta tambahan cuti.

Wali Kota Metro Pairin Sebut Gedung Dinas PU Kurang Terawat

Dijelaskannya, libur atau cuti bersama Idul Fitri 2019 cukup panjang. Yakni mencapai 11 hari atau mulai 31 Mei hingga masuk pada 11 Juni. Artinya, waktu yang diberikan sudah cukup longgar bagi ASN untuk liburan atau mudik.

PNS Mangkir Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni Bakal Kenal Pemotongan Tunjangan Segini

"Jadi sudah cukup lama diberikan, makanya jika nanti sampai tidak masuk kantor pada waktunya, itu sangat keterlaluan namanya. Kan hampir dua minggu. Itu sudah lumayan lama lah, jadi ya harus patuhi aturan," bebernya.

Wali Kota mengharapkan, agar ASN jangan sampai absen setelah lebaran. Pemkot Metro sudah melakukan pembinaan disiplin masuk kantor di bulan puasa dengan menggelar kunjungan kerja ke dinas-dinas.

"Semangat harusnya semakin baik setelah liburan. Jadi amat keterlaluan jika sudah diberikan waktu libur panjang, masih mangkir juga masuk kantornya. Makanya kita akan berikan sanksi," imbuhnya.

Ketua Komisi I DPRD Kota Basuki mendukung upaya pemberian sanksi tegas yang akan diterapkan bagi ASN yang tidak hadir setelah cuti bersama.

"Kita ketahui bersama libur lumayan panjang. Itu lebih dari seminggu. Jadi kalau masih ada yang tidak masuk kerja, ini harus ada evaluasi kinerja pegawai. Kan sudah ada PP Nomor 53 Tahun 2014 tentang Disiplin ASN," ungkapnya.

Sehingga wajar jika sanksi tegas harus diberikan, agar menjadi contoh. Selain itu, pihaknya juga meminta pelayanan seperti rumah sakit dan puskesmas tetap berjalan maksimal. Meskipun pada saat hari raya.

"Kita paham lah bagaimana saat puasa stamina jadi menurun, tapi bukan berarti itu menjadi alasan untuk tidak disiplin dan memberikan pelayanan maksimal. Apalagi setelah libur bersama ini. Harusnya lebih fresh kan," tuntasnya.(dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved