Arus Balik Lebaran 2019

Volume Sampah di Pelabuhan Bakauheni Naik Selama Mudik dan Arus Balik Lebaran

Meningkatnya volume penumpang yang melalui pelabuhan Bakauheni pada saat pelayanan mudik lebaran berimplikasi pada naiknya jumlah sampah.

Volume Sampah di Pelabuhan Bakauheni Naik Selama Mudik dan Arus Balik Lebaran
Tribunlampung.co.id/Dedi
Petugas kebersihan saat membersihkan sampah di dermaga 3 pelabuhan Bakauheni 

Laporan Wartawan Tribunlampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Pelayanan mudik lebaran di pelabuhan Bakauheni selalu menghadirkan sisi-sisi lain dalam geliatnya. Selain kemacetan dan penumpukan penumpang saat arus balik.

Cerita lain yang juga menarik untuk dikupas tentang meningkatnya jumlah sampah di pelabuhan. Meningkatnya volume penumpang yang melalui pelabuhan Bakauheni pada saat pelayanan mudik lebaran berimplikasi pada naiknya jumlah sampah.

Peningkatan jumlah sampah ini terutama pada saat arus balik. Dimana penumpukan pemudik yang hendak menyeberang ke pulau Jawa memadati seluruh areal parkir pelabuhan saat menunggu pelayanan kapal.

Pasca para penumpang ini naik kapal, maka akan banyak sampah-sampah di areal pakir. Mayoritas sampah ini merupakan sampah plastik yang tidak mudah terurai oleh tanah.

Memang petugas kebersihan pelabuhan cukup sigap untuk segera membersihkan sampah-sampah yang berserakan di areal pakir pelabuhan. Bahkan para pekerja yang membersihkan sampah-sampah ini bekerja hingga larut malam secara sip (bergantian).

Ini Kekurangan Pelayanan Mudik Lebaran 2019 yang Dikeluhkan Banyak Pemudik

“Kita ada 2 sip. Ada yang bertugas pada siang hari. Ada yang bertugas pada malam hari,” terang Yanto salah seorang petugas kebersihan pada senin (10/6) dini hari.

Pemudik Pasrah Tak Bisa Masuk Kerja di Hari Pertama Akibat Kemacetan Panjang di Bakauheni

Setiap usai para penumpang yang membawa kendaraan naik kapal, para petugas ini dengan segera membersihkan sampah-sampah yang berserakan di areal parkir pelabuhan.

Sampah-sampah ini diangkut dengan menggunakan kendaraan khusus. Sedangkan Yanto dan kawan-kawan selalu siaga di setiap areal parkir pelabuhan untuk segera membersihkan sampah berserakan.

“Memang kalau saat mudik lebaran seperti sekarang sampahnya lebih banyak. Karena memang penumpangnya membludak,” ujarnya.(tribunlampung.co.id/dedi sutomo) 

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved