Reaksi Keras Gubernur Lampung Arinal soal Mutasi Semasa Ridho Ficardo

Mendagri Tjahjo Kumolo menurunkan tim untuk mengevaluasi mutasi terakhir yang dilakukan Ridho Ficardo sesaat sebelum lengser dari kursi gubernur.

Reaksi Keras Gubernur Lampung Arinal soal Mutasi Semasa Ridho Ficardo
Tribun Lampung/Deni Saputra
Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim disambut acara adat saat tiba di Bandara Radin Inten II, Natar, Lampung Selatan, Kamis, 13 Juni 2019. 

Lelang jabatan Sekprov, menurut Arinal, akan terbuka untuk semua ASN yang memenuhi syarat.

“Sekprov itu eselon I, nanti (lelang) terbuka. Saya tidak mau dengar ASN tidak boleh ikut lelang jabatan. Saya pernah jadi ASN tertinggi (sekprov). Karenanya kita akan lakukan seleksi ulang, karena ada proses open bidding yang tidak sehat,” katanya.

Lelang jabatan Sekprov sebelumnya dilaksanakan pada Oktober 2019 pada era Gubernur Ridho.

Hasilnya, panitia seleksi mengerucutkan tiga calon Sekprov definitif.

Mereka adalah Hamartoni Ahadis (penjabat Sekprov), Dewi Budi Utami (kepala Badan Kepegawai Daerah), dan Syaiful Dermawan (inspektur Provinsi Lampung).

Namun, hingga kini Kemendagri belum menetapkan nama Sekprov definitif.

Mutasi Pejabat

Jelang akhir masa jabatan (AMJ) pada 2 Juni 2019 mendatang, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo melakukan rotasi jabatan pejabat tinggi pratama atau eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Pelantikan yang berlangsung di Balai Keratun Lantai 3 Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Selasa 16 April 2019 tersebut, dilakukan langsung oleh Ridho.

Tercatat, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 821.21/343/VI.04/2019 tanggal 15 April 2019, Ridho merotasi 13 pejabat eselon II.

 Gubernur Lampung Lakukan Rolling Pejabat Eselon II Pemprov Lampung, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

Halaman
1234
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved