Tribun Way Kanan

Pemkan Way Kanan Proyeksi Pendapatan Daerah 2020 Rp 1,47 Triliun

Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya menyampaikan nota kuangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Pemkan Way Kanan Proyeksi Pendapatan Daerah 2020 Rp 1,47 Triliun
ist
Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BLAMBANGAN UMPU - Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya menyampaikan nota kuangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2020, Selasa (9/7/2019).

Ia menyatakan, KUA-PPAS 2020 disusun berdasarkan Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Way Kanan Tahun 2020.

Proyeksinya meliputi‎ Pendapatan Daerah ‎totalnya direncanakan Rp 1,47 triliun.

Nilai itu mengalami peningkatan sebesar 1,55 persen dari tahun 2019.

Kemudian untuk belanja daerah tahun 2020 dialokasikan sebesar Rp 1,43 triliun atau terjadi penyesuaian dari belanja daerah tahun 2019 sebesar 0,67 persen.

“Pembiayaan tahun 2020 dianggarkan sebesar Rp 15 miliar bersumber dari sisa lebih perhitungan tahun anggaran sebelumnya".

Kloter Pertama Calhaj Way Kanan Akan Berangkat 29 Juli‎ 2019

"Sedangkan pengeluaran pembiayaan tahun 2020 dianggarkan sebesar Rp 52,5 miliar,” papar Adipati dalam rilis diterima Tribun.

Ia menambahkan, setelah pihaknya menyapaikan KUA-PPAS 2020, akan dilakukan pembahasan oleh anggota DPRD Kabupaten Way Kanan. Kemudian ditingkatkan menjadi RAPBD tahun 2020.

Adipati mengingatkan kepada seluruh kepala SKPD yang bertindak sebagai pengelola penerimaan daerah agar dapat mengupayakan intensifikasi dan ekstensifikasi seluruh sumber-sumber pendapatan.

Tujuannya, dapat mencapai target yang telah ditetapkan khususnya pengeluaran anggaran belanja.

Pemkab Way Kanan Gelar Penguatan Usaha Koperasi

“Kiranya selalu berpedoman kepada prinsip efektif, efisien dan ekonomis serta ketentuan dan peraturan yang berlaku".

"Perlu diketahui anggaran yang disiapkan dalam perubahan APBD adalah anggaran maksimal, pelaksanaan belanja hendaknya mengedepankan kedisiplinan kita semua terhadap pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah,” jelasnya. (*)

Penulis: anung bayuardi
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved