Tribun Bandar Lampung

Jual Senpi untuk Begal, Pemuda asal Lampung Tengah Diciduk

Jual senjata api untuk begal, seorang pemuda diciduk anggota Polsek Tanjungkarang Barat.

Jual Senpi untuk Begal, Pemuda asal Lampung Tengah Diciduk
Istimewa
YG (18), warga Desa Haji Pemanggilan, Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah, diciduk anggota Polsek Tanjungkarang Barat karena jual senjata api untuk begal. 

Jual Senpi untuk Begal, Pemuda asal Lampung Tengah Diciduk

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Jual senjata api untuk begal, seorang pemuda diciduk anggota Polsek Tanjungkarang Barat.

Pemuda tersebut berinisial YG (18), warga Karang Baru, Desa Haji Pemanggilan, Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah.

Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol Hapran Rambang mengatakan, YP diringkus bermula dari penangkapan komplotan pelaku pembegalan bernama Iqbal dan Jimy Iskandar, Jumat, 5 Juli 2019.

Dari hasil penangkapan tersebut, terungkap bahwa Iqbal akan bertransaksi senjata api rakitan dengan YP.

"Jadi pelaku hendak transaksi senpira. YP sendiri buka harga Rp 2,5 juta," ungkap Hapran, Rabu, 10 Juli 2019.

Begitu tahu akan ada transaksi, polisi langsung melancarkan strategi penyamaran dengan berpura-pura akan membeli.

"Kemudian YG dipancing dengan berpura-pura akan membeli senjata rakitan, dan mengajak melakukan pertemuan untuk transaksi," ucapnya.

Begal Pasutri di Jalinsum, Joni Diringkus Polsek Terusan Nunyai

Asyik Konsumsi Sabu, Warga Tulangbawang Tertangkap Miliki Senpi Rakitan

Iqbal yang sudah bersama polisi menyamar bertemu di Jalan Kota Raja, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung.

"Begitu YG datang di lokasi, kami langsung lakukan penangkapan, dan ditemukan satu pucuk senpira di pinggang sebelah kiri," ucapnya.

Hapran menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terkait perkara kepemilikan senjata api milik tersebut.

"YG saat masih kami mintai keterangan guna pengembangan," tandasnya. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved