Bentrok di Mesuji

Gandeng Forkopimda, Polda Lampung Akan Ajak Kedua Kubu Dialog Pascabentrok Berdarah di Mesuji

Upaya Polda Lampung memediasi kedua kubu yang berseteru di Register 45 Mesuji mulai membuahkan hasil.

Gandeng Forkopimda, Polda Lampung Akan Ajak Kedua Kubu Dialog Pascabentrok Berdarah di Mesuji
Tribunlampung.co.id/Kiki
Kabid Humas Polda Lampung AKBP Zahwani Pandra Arsyad. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Upaya Polda Lampung memediasi kedua kubu yang berseteru di Register 45 Mesuji mulai membuahkan hasil.

Dengan melibatkan Forkopimda Kabupaten Mesuji, Polda Lampung akan mengajak kedua kubu untuk berdialog.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, pihak Mekar Jaya Abadi dan Mesuji Raya sudah berkomitmen menyelesaikan masalah ini dengan jalan musyawarah.

"Saat ini sudah ada komitmen antara kedua belah pihak, yang mana nantinya akan dipertemukan dan difasilitasi oleh pemerintah daerah," ungkap Pandra, Minggu, 21 Juli 2019.

Pandra menjelaskan, pertemuan ini akan dimediasi oleh Kapolres Mesuji.

"Dan saat ini upaya mediasi secara bertahap sudah dilakukan. Di antaranya, melakukan pendekatan kepada para korban secara kekeluargaan," sebutnya.

Selain itu, lanjut Pandra, upaya menggandeng tokoh agama dan masyarakat juga dilakukan agar tidak terjadi peristiwa serupa.

"Karena konflik ini terus berulang, kedua belah pihak kami lakukan pendekatan. Salah satunya dengan keagamaan, yakni mengajak melaksanakan salat berjamaah. Ini agar rasa percaya diri masyarakat kembali tinggi, bahwa kita tenteram dan damai. Dan, tidak terjadi tindakan balas dendam," jelas Pandra.

Buru Aktor Utama, Polda Lampung Periksa 15 Saksi Bentrok Berdarah Mesuji

3 Korban Tewas Bentrok Berdarah di Mesuji Masih Satu Keluarga, 1 Orang Selamat meski Sempat Kritis

Pandra menuturkan, pemerintah daerah juga telah berkomitmen untuk memecahkan permasalahan ini dengan melakukan pendekatan secara persuasif.

"Upaya-upaya pendekatan yang dilakukan Polri dan juga forum koordinasi pimpinan daerah diharapkan bukan saja sampai saat ini, tapi juga kejelasan Mesuji terhadap Register 45. Jangan kementerian terkait duduk diam dan memberikan izin saja (lahan Register 45 Mesuji)," ucapnya.

"Tugas semua pihak menjaga hutan lindung. Tetapi ada yang menjadi leading sector-nya untuk mengawasi hutan supaya tidak dirambah warga dan menjadi masalah. Ini yang sedang dibahas, solusinya ke depan. Mungkin tidak hanya dibahas di tingkat provinsi, bisa jadi dibawa ke tingkat nasional," bebernya.

Pandra menambahkan, 500 personel aparat gabungan masih berjaga di lokasi bentrokan guna memberi rasa aman dan nyaman kepada warga.

"Masih sama, yakni unsur Polri terdiri dari brimob, sabhara, reserse, intelijen, anggota Polres Mesuji, dan 100 personel unsur TNI dari  Kodim 0426 Tulangbawang,” tandasnya. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved