Tribun Metro

Realisasi Ruko Jl Sudirman, Pemkot Akan Dapatkan Kontribusi Rp 20 M

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengaku rencana pembangunan ruko Jalan Jenderal Sudirman bakal segera direalisasikan.

Realisasi Ruko Jl Sudirman, Pemkot Akan Dapatkan Kontribusi Rp 20 M
TRIBUN LAMPUNG/INDRA SIMANJUNTAK
Asisten II Setda Kota Metro Yeri Ehwan 

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengaku rencana pembangunan ruko Jalan Jenderal Sudirman bakal segera direalisasikan.

Asisten II Setda Kota Metro Yeri Ehwan mengatakan, dari proses pembangunan Pemkot akan mendapatkan kontribusi sekitar Rp 20 miliar lebih. Rencana penandatanganan kerja sama akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Besarnya kontribusi kisarannya mencapai Rp 20 miliar lebih. Pembangunan ruko tersebut akan dibuat 2 lantai. Namun lantai bawah akan dibuat basement untuk lokasi parkir kendaraaan," ujarnya selepas memimpin rapat rencana pembangunan ruko Jenderal Sudirman, Senin (22/7).

KPK Tagih Laporan e-Planning Pemkot Metro

Selain itu, lantai dasar akan digunakan untuk toko dan lantai II untuk foodcourd. Perhitungannya tetap dengan menggunakan perhitungan garis sempadan bangunan (GSB). Untuk posisi mundur dari bangunan lama 3 meter atau 7 meter dari tepi drainase bagian dalam.

Sementara untuk perjanjian kerja sama, terus Yeri, akan menggunakan kerja sama hak guna bangunan (HGB) selama 30 tahun. Perhitungannya jumlah 30 lebih ruko yang nanti ditawarkan kepada masyarakat.

Ia menambahkan, pembangunan yang dilakukan oleh pengembang dinilai lebih menguntungkan dibandingkan sistem sewa saat ini. Sedangkan untuk kontribusi diperoleh dari beberapa kategori. Seperti kontribusi tetap, pembagian keuntungan, dan penerimaan parkir.

"Untuk kontribusi ini kita sesuaikan dengan nilainya termasuk jumlah ruko dan luas yang dibangun. Namun yang jelas untuk pendapatan yang kita peroleh dari sebelumnya lebih menguntungkan," tukasnya.

DPRD Metro; Track Record Dasar Bagi Pengisian Jabatan yang Kosong

Komisi I DPRD Kota Metro men-support rencana pembangunan ruko Jalan Sudirman jika menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Hanya saja jangan melanggar aturan terkait garis sempadan bangunan (GSB). Kemarin itu dimundurkan karena GSB, jadi jangan menumbur aturan. Itu ada beberapa pendapat terkait GSB," ujar Basuki, Ketua Komisi I.

Dijelaskannya, ada pendapat yang mulai dihitung dari seluruh badan jalan, dibagi setengah kemudian ditambah satu. Kemudian ada juga yang hitungan dimulai dari setengah badan jalan dibagi dua diukur dari bibir drainase.

"Intinya pendapat-pendapat itu dipadukan, jangan sampai salah. Termasuk PAD harus jelas, pakai lembaga yang menghitung itu sesuai potensi selama 30 tahun ke depan. Jangan sampai kita yang rugi," tuntasnya.(dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved