4 Polisi Terbakar di Cianjur, 1 Mahasiswa Pendemo Jadi Tersangka, 30 Mahasiswa Diperiksa
Seorang mahasiswa pendemo berinisial RS telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus empat polisi terbakar saat mengawal aksi demo mahasiswa di
Baru tiga polisi yang diketahui identitasnya.
• Nasib 15 Mahasiswa Pendemo di Cianjur setelah 3 Polisi Terbakar saat Kawal Unjuk Rasa
Mereka adalah Aiptu Erwin, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bojongherang Polsek Cianjur Kota dan dua anggota Satsabhara Polres Cianjur, yakni Brigadir Dua Yudi Muslim dan Brigadir Dua FA Simbolon.
Adapun, satu polisi lain belum diketahui identitasnya.
Sementara, 15 orang pengunjuk rasa diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan intensif di Mako Polres Cianjur.
Berikut, kronologi peristiwa tersebut.
Peristiwa itu bermula saat puluhan mahasiswa dari berbagai elemen menggelar aksi di depan kantor bupati Cianjur, Jawa Barat, Kamis (15/08/2019) siang.
Namun, aksi tersebut berlangsung ricuh.
Insiden bermula saat pengunjuk rasa memblokade ruas Jalan Siliwangi di depan gerbang kantor bupati.
Selain berorasi, massa juga sempat membakar ban.
Petugas pun berupaya untuk memadamkannya.
Namun, tiba-tiba ada yang melempar plastik berisi cairan diduga bensin sehingga memicu api semakin membesar.
• VIDEO - Amankan Unjuk Rasa Mahasiswa di Cianjur, Tiga Anggota Polisi Terbakar Cukup Parah
Tak ayal, beberapa petugas tersambar api, bahkan seorang anggota polisi terkapar dan mengerang kesakitan dengan baju seragam yang compang-camping akibat terbakar.
Sejumlah orang pun berupaya memadamkan api yang menyelimuti tubuh korban dengan air dari gelas-gelas air mineral dan alat seadanya.
Badan korban diduga terkena cipratan cairan yang dilempar oknum pengunjuk rasa tersebut sehingga api dengan cepat membakar sekujur tubuhnya.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi menyebutkan, korban dirujuk ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta, karena mengalami luka bakar serius mencapai 80 persen.