Tribun Tulangbawang

Polisi Tulangbawang Gerebek Rumah Tempat Pesta Narkoba, Satu Orang Tertangkap Dua Orang Kabur

Polisi Tulangbawang Gerebek Rumah Tempat Pesta Narkoba, Satu Orang Tertangkap Dua Orang Kabur

Polisi Tulangbawang Gerebek Rumah Tempat Pesta Narkoba, Satu Orang Tertangkap Dua Orang Kabur
ISTIMEWA
Feri Agus Wadana ditangkap Polsek Lambu Kibang 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Jajaran Polres Tulangbawang terus memburu pengedar dan pemakai narkoba diwilayah hukumnya.

Sebelumnya petugas meringkus oknum petugas sipir Menggala dan oknum honorer Satpol PP.

Kali ini Polsek Lambu Kibang menangkap seorang warga bernama Feri Agus Wadana (18).

Kapolsek Lambu Kibang Iptu Abdul Malik mewakili PLH Kapolres Tulangbawang AKBP Ronalzie Agus, mengatakan, Feri ditangkap Sabtu (17/08/2019), sekitar pukul 01.00 WIB, di Tiyuh Indraloka Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulangbawang Barat.

“Tersangka merupakan warga Kampung Bujuk Agung, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulangbawang,” terang Abdul Malik, Minggu (18/8/2019).

Penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari warga yang menyebut di sebuah rumah dengan situasi yang sangat sepi di Tiyuh Indraloka Jaya sedang berlangsung pesta narkotika jenis sabu.

Berbekal informasi tersebut, petugas langsung berangkat menuju ke tempat kejadian perkara untuk memastikan kebenarannya.

Setelah tiba di sana, petugas langsung melakukan penggerebekan.

Di sana, berhasil ditangkap satu orang pelaku sedangkan dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan masuk DPO (daftar pencarian orang).

"Di TKP berhasil disita barang bukti berupa alat hisap sabu (bong) yang masih terdapat sisa-sisa pembakaran sabu, korek api gas warna biru, plastik klip kecil sisa sabu, jarum kecil, pyrex kecil jenis kaca, pipet plastik berbentuk L, dan uang tunai Rp 60 ribu," terang Abdul Malik.

Polisi juga mengamankan sepeda motor Yamaha Vixion warna merah kombinasi putih, BE 5087 QK.

Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancamannya cukup berat, pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 Juta dan paling banyak Rp 8 Miliar," tandas Abdul Malik.

(Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnain)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved