Tribun Metro

Anggota DPRD Difasilitasi Lima Setel Pakaian Resmi per Tahun

DPRD Kota Metro periode 2019-2024 akan mendapatkan lima setel pakaian setiap tahun.

Anggota DPRD Difasilitasi Lima Setel Pakaian Resmi per Tahun
Tribun Lampung/Indra
Pengucapan sumpah dan janji DPRD Kota Metro periode 2019-2024, Senin (19/8/2019). 

Anggota DPRD Difasilitasi Lima Setel Pakaian per Tahun

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - DPRD Kota Metro periode 2019-2024 akan mendapatkan lima setel pakaian setiap tahun.

Kabag Umum Sekretariat DPRD Kota Metro Ade Erwinsyah menjelaskan, setiap tahun anggota dewan setempat akan mendapatkan baju PSH (Pakaian Sipil Harian) satu setel dan PSR (Pakaian Sipil Resmi) dua setel.

Kemudian PDH (Pakaian Dinas Harian) satu setel dan pakaian adat satu setel. Selain itu, anggota dewan dalam satu periode jabatan juga akan mendapat dua setel PSL (Pakaian Sipil Lengkap). Yakni pada awal serta di tengah atau akhir jabatan.

PDIP Ajukan Anna Morinda Jadi Wakil Ketua DPRD Metro

"Kita memang lagi mempersiapkan pakaian yang akan dikenakan anggota dewan. Kalau untuk penganggarannya, itu berbeda setiap macam baju. Tapi memakai standar wali kota," bebernya, Senin (2/9).

Ia mencontohkan, beda antara pakaian adat dengan PSH atau PDH. Namun mengacu pada harga yang dikeluarkan wali kota, pembuatan lima setel pakaian tidak dilakukan secara bersamaan, melainkan sesuai waktu pemakaian.

"Misal, pakaian adat dibuat saat HUT Kota Metro. PDH dan PSH saat awal tahun. Jadi nggak bareng. Kalau berapa anggaran untuk pembuatan baju, kita tidak memegang data anggaran. Itu bagian PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan)," bebernya.

DPRD Metro Minta Segera Bahas Anggaran Pilkada

Ia mengaku, PPTK saat ini tengah menjalani diklat. Namun, Ade memastikan kelima setel pakaian berbeda kode rekening. "Kalau pakaian adat kode rekeningnya untuk hari tertentu, kalau pakaian harian kodenya harian, jadi tidak satu," tuntasnya.

Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Kota Metro Budiono mengaku jumlah fraksi di DPRD diperkirakan enam atau berkurang satu dari periode sebelumnya.

"Tahun sebelumnya kan tujuh. Tahun ini kemungkinan enam. Lima sudah. Itu Golkar, PDIP, PKS, NasDem, dan Demokrat. Untuk ketua, Kun Komariyati Fraksi Golkar, Abdulhak NasDem, Yulianto PKS, Basuki PDIP dan Basuli Rahmad Demokrat," ungkapnya.

Ia menambahkan, PAN dan PKB akan membentuk satu fraksi. Namun pihaknya belum menerima keputusan dari kedua parpol. "Kita masih menunggu. Tapi katanya bergabung," tuntasnya.(dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved