Tribun Bandar Lampung

Rekanan Dinas PU Bandar Lampung Maraton Perbaiki Drainase dan Talut

Rekanan Dinas Pekerjaan Umum Bandar Lampung secara maraton memperbaiki drainase dan talut.

Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: Yoso Muliawan
Tribun Lampung/Hanif Risa Mustafa
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bandar Lampung Iwan Gunawan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Rekanan Dinas Pekerjaan Umum Bandar Lampung secara maraton memperbaiki drainase dan talut. Ini untuk mengantisipasi genangan air, bahkan banjir, karena drainase mampet dan talut rusak.

Kepala Dinas PU Bandar Lampung Iwan Gunawan menjelaskan perbaikan drainase dan talut ini mulai dari wilayah Kecamatan Kemiling hingga Panjang.

"Pengerjaannya dari Kemiling sampai Panjang, se-Bandar Lampung, dari Januari sampai Desember nanti," katanya, Minggu (1/9/2019).

Satu di antara beberapa perbaikan prioritas saat ini, ungkap Iwan, seperti drainase di depan Mal Central Plaza, Jalan RA Kartini, Tanjungkarang Pusat. Pekerja dari rekanan melakukan normalisasi dengan mengeruk sampah dan material di dalam drainase.

Sebelumnya, normalisasi serupa berlangsung untuk drainase di Jalan Endro Suratmin, Kecamatan Sukarame.

"Titik lainnya di (Kecamatan) Bumi Waras. Ada sungai kecil yang talutnya roboh. Kami perbaiki supaya aliran air lancar," ujar Iwan.

"Itu yang sekarang dalam pengerjaan karena darurat. Harus segera, karena khawatir terjadi penyumbatan saat musim hujan," imbuhnya.

Anggaran perbaikan drainase dan talut ini, menurut Iwan, sebesar Rp 3 miliar selama setahun.

"Itu namanya penanggulangan darurat. Dananya dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Bandar Lampung)," katanya.

Iwan menambahkan pihaknya saat ini masih membutuhkan usulan dari semua pihak terkait perbaikan drainase atau talut. Caranya, papar dia, lurah bisa menyampaikan surat ke Dinas PU. Selanjutnya, petugas akan meninjau ke lapangan.

"Atau bisa juga informasi dari rekan-rekan wartawan, LSM (lembaga swadaya masyarakat), aparatur kecamatan. Semuanya kami tampung dan kami buat skala prioritas," ujar Iwan.

"Kami cek ke lapangan sesuai anggaran yang ada. Yang prioritas, akan kami kerjakan. Kalau terjadi talut roboh akibat banjir atau drainase terjadi sedimentasi, kami perbaiki menggunakan dana darurat," tandasnya. 

(Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Sholichin)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved