Kebakaran di Kaliawi
BREAKING NEWS - Rumahnya Tinggal Puing, Ilmi Boyong Keluarga Mengungsi ke Musala
BREAKING NEWS - Rumahnya Tinggal Puing, Ilmi Boyong Keluarga Mengungsi ke Musala
Penulis: kiki adipratama | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung Kiki Adipratama
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG- Kebakaran hebat yang berhasil melalap 11 rumah di Jalan Raden Patah, Gang Cirius 3, Kelurahan Kaliawi, Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung tidak menyisakan sedikitpun harta milik warga sehingga membuat korban kebakaran hanya bisa berharap kepada pemerintah.
Ilmi (23) seorang ibu rumah tangga yang merupakan korban kebakaran hanya bisa berharap kepada pemerintah untuk memberikan bantuan kepada keluarga kecilnya.
Ia bersama keluarga kecilnya mengaku tidak tahu harus bagaimana. Sebab, rumah yang menjadi tempat tinggalnya telah hilang dilalap si jago merah.
Suaminya yang bekerja sebagai buruh serabutan itu membuatnya tidak dapat berharap banyak untuk mengembalikan kondisi rumahnya hanya tinggal puing-puing.
Dengan kebakaran yang berhasil mengahabiskan bangunan rumah beserta isi miliknya, ia merasa bingung harus bagaimana.
"Kalo bisa minta bantuannya dari pemerintah biar bisa kembali kaya semula lagi,"
ungkapnya kepada Tribun saat ditemui di Lokasi (5/9/2019).
Sementara ini, ia bersama keluarga kecilnya mengungsikan diri ke Musala yang tidak jauh dari rumahnya.
saat kebakaran hebat terjadi, dirinya panik dan tidak sempat memikirkan harta benda yang miliknya.
"Jadi pas kebakaran ya panik, udah gak sempet lagi mikirin harta, langsung lari bawa anak," ucapnya.
Kejadian malang ini juga menimpa keluarga Tati (25) seorang buruh serabutan saat ditemui dilokasi oleh Tribun.
Saat melihat kedatangan Walikota Bandar Lampung Herman HN ia sangat menaruh harapan yang besar kepada pemangku jabatan tinggi di Bandar Lampung ini.
"Tadi lihat pak Wali dateng seneng bisa lihat keadaannya, kalau bisa dibantu pakaian juga. Sekarang cuma ini pakainya yang ada di badan aja," katanya.
• Warga Dua Kelurahan Ancam Copot Paksa Palang Besi Perlintasan Sebidang di Daerah Jagabaya II
Tati mengungkapkan, saat kebakaran terjadi dirinya sedang tertidur sebagaimana malam-malam biasanya.
"Tau-tau banyak suara minta tolong, sama ledakan-ledakan juga. Pas keluar lihat api sudah besar," bebernya.
Berdasarkan pantauan Tribunlampung.co.id api yang melalap 11 rumah tersebut tidak menyisakan bangunan-bangunan rumah warga RT 10 dan RT 09.
• BREAKING NEWS - Wali Kota Akan Beri Bantuan 13 Korban Kebakaran di Kaliawi