Tribun Lampung Barat
Hindari Mobil Banting Motor ke Kiri, Siswa SMP Laka Tunggal di Depan Kantor Pemkab Lambar
Telah terjadi lakalantas tunggal di jalan lintas Liwa-Ranau depan Kantor Pemkab Lambar, sekitar Pukul 14.15 WIB, Kamis 5 September 2019.
Penulis: Ade Irawan | Editor: Reny Fitriani
Kecelakaan terjadi di Jalinteng KM 55-56 Desa Way Urang, Kalianda, pada Minggu (25/8/2019) sore.
Kasat lantas Polres Lampung Selatan Ajun Komisaris Polisi M Kasyfi Mahardika mengatakan kecelakaan terjadi bemula saat pikap dikemudikan Sudarno warga Pemenang Barat Kabupaten Merangi, Jambi yang melaju dari arah Bandar Lampung.
Kendaraan pikap mencoba mendahului kendaraan fuso yang melaju di depannya.
Tetapi dari arah berlawanan melaju pengendara sepeda motor Yamaha Vixion secara berboncengan yang pada saat bersamaan diduga mendahului kendaraan minibus di depannya.
“Kedua pengendara baik pengemudi mobil pikap maupun pengemudi sepeda motor tidak bisa menghindar. Kedua kendaraan terlibat tabrakan,” ujar mantan Kasat Lantas Polres Kota Metro tersebut.
Kedua pengendara sepeda motor Yahama Vixion meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami luka serius pada bagian kepala. Kedua korban dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda.
Sementara pengemudi mobil pikap tak terluka. Hanya saja kendaraan pikap mengalami kerusakan pada bagian depan.
Sedangkan sepeda motor Yamaha Vixion mengalami kerusakan parah.
“Kita masih menunggu kerabat korban. Identitas keduanya masih belum kita ketahui,” kata AKP M. Kasyfi Mahardika.
Sampai dengan sore ini, korban meninggal masih berada di RSUD Bob Bazar menunggu kerabat/keluarga datang.
Kasus lakalantas tersebut telah ditangani oleh unit lakalantas Polres Lampung Selatan.
Sebelumnya seorang saksi mengaku sempat mendekar suara benturan keras dari tabrakan antara kedua kendaraan.
• Pria Ini Tonton Live Streaming Kecelakaan yang Renggut Nyawa Calon Istrinya
Ia melihat kedua korban yang mengendara motor tergeletak di aspal jalan.
“Saya mendengar suara tabrakan keras. Kemudian dua korban yang mengendarai sepedamotor tergeletak. Tidak berapa lama petugas polisi datang,” terang Wawan.
Kecelakaan yang terjadi di Jalinsum km 55-56 ini sempat membuat arus kendaraan menjadi macet. Karena banyak pengendara yang berhenti melihat kejadian lakalantas.
(Tribunlampung.co.id/Ade Irawan).