Tribun Lampung Tengah

Pura-pura Mau Transfer, Perampok Gasak Uang Rp 48 Juta di BRI Link Lampung Tengah

Aksi perampokan dengan modus berpura-pura akan transfer uang terjadi di BRI Link Kampung Sumber Rejeki, Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Tengah.

Istimewa
Pelaku perampokan BRI Link dan barang bukti diamankan di Mapolsek Seputih Mataram, Minggu (8/9/2019). 

 Pura-pura Mau Transfer, Perampok Gasak Uang Rp 48 Juta di BRI Link Lampung Tengah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SEPUTIH MATARAM - Aksi perampokan dengan modus berpura-pura akan transfer uang terjadi di BRI Link Kampung Sumber Rejeki, Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Tengah.

Dalam aksinya, pelaku berhasil menggondol uang sekitar Rp 48 juta milik Eka Nilawati.

Saat ini, pelaku Rizal Efendi (50), warga Bandar Jaya Timur, telah diringkus anggota Polsek Seputih Mataram.

Aksi perampokan terjadi pada Kamis (5/9/2019) lalu sekitar pukul 17.30 WIB.

Bermula saat pelaku Rizal mendatangi BRI Link, tempat korban biasa menawarkan jasa.

Polisi Bunuh Diri di Halaman Kantornya, Obrolan Terakhir di Telepon Ungkap Penyebabnya

7 Fakta Kebakaran Lahan di Lampung Barat, Terungkap Alasan Api Cepat Membesar dan Sulit Dipadamkan

Rizal datang dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio GT.

Sempat terjadi perbincangan antara pelaku dan korban.

Korban saat itu sedang menghitung uang di depan meja transaksi BRI Link.

Lalu Rizal pamit hendak ke toilet.

 

Setelah dari toilet, Rizal menanyakan biaya transfer kepada korban.

"Dia bilangnya mau transfer uang Rp 20 juta kepada seseorang."

"Dia tanya biaya transfernya berapa."

"Saya jawab kalau mau transfer segitu (Rp 20 juta), dengan biaya transfer total Rp 35 juta," terang Eka Nilawati saat ditemui di Mapolsek Seputih Mataram, Minggu (8/9/2019).

Tidak berapa lama, pelaku menelepon seseorang.

Selang beberapa menit kemudian, pelaku melompati meja dan langsung menodongkan senjata tajam ke arah korban.

"Dia langsung todong saya pakai badik."

"Dia bilang gak usah teriak."

"Serahkan uang atau nanti akan dibunuh," ujar korban menirukan ucapan pelaku.

Setelah itu pelaku menggasak uang senilai Rp 48 juta dan dan tancap gas ke arah Bandar Jaya.

Seorang saksi mata yang tak mau disebut namanya pada saat kejadian mendengar teriakan korban.

Lalu ia melihat seorang pria membawa tas keluar dari BRI Link dengan mengendarai sepeda motor.

"Korban teriak rampok, rampok!"

"Saya langsung mengejar pelaku."

"Tak berselang lama, warga berkumpul dan langsung ikut mengejar pelaku," kata saksi mata tersebut.

Kepala Polsek Seputih Mataram Iptu Arief Wiranto mengatakan, pada saat kejadian kebetulan ada anggotanya yang sedang patroli.

Mengetahui adanya aksi kejahatan, polisi turut mengejar pelaku.

"Pelaku kita berikan peringatan untuk berhenti, tapi masih saja tak digubris."

"Akhirnya sekitar 5 kilometer dari tempat kejadian, tepatnya di Kampung Rejo Sari, motor yang dikendarai pelaku terjatuh," kata Iptu Arief Wiranto.

Polisi pun tanpa kesulitan dapat meringkus pelaku.

Pelaku perampokan BRI Link dan barang bukti diamankan di Mapolsek Seputih Mataram, Minggu (8/9/2019).
Pelaku perampokan BRI Link dan barang bukti diamankan di Mapolsek Seputih Mataram, Minggu (8/9/2019). (Istimewa)

Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang Rp 48 juta milik korban, sebilah badik, dompet pelaku, motor, dan ponsel.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Rizal Efendi akan dijerat pasal pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan.

Ia terancam hukuman 12 tahun penjara.

Rizal mengaku sudah memantau kondisi sebelum beraksi.

Begitu kantor BRI Link sedang sepi, ia langsung masuk.

Sambil memantau situasi, pelaku mengalihkan pembicaraan dengan berpura-pura menelepon.

Oknum Polisi Pukuli Satpam Terekam CCTV, Turun dari Mobil Langsung Lepaskan Bogem Mentah

Mempelai Pria Dioperasi Jelang Pesta Nikah, Kelakuan Orangtua Pengantin Jadi Sorotan Tamu Undangan

Saat korban sedang asyik menghitung uang, pelaku langsung menodongkan badik.

"Saya bilang, 'saya cuma butuh uangnya dan tidak akan melukai dia. Saya langsung ambil uang di dalam tas yang ada di laci kecil. Lalu saya kabur," kata pelaku.

Saat dikejar warga dan polisi, Rizal mengaku gugup.

Pada akhirnya, ia terjatuh di sebuah tikungan tajam. (Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam) 

Penulis: syamsiralam
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved