Pencuri Beraksi, Pengusaha Walet Kehilangan Rp 500 Juta di Mobil

berita kriminal - Pencuri Beraksi, Pengusaha Walet Kehilangan Rp 500 Juta di Mobil

Pencuri Beraksi, Pengusaha Walet Kehilangan Rp 500 Juta di Mobil
banjarmasin post
Pencuri Beraksi, Pengusaha Walet Kehilangan Rp 500 Juta di Mobil 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Aksi pencurian uang dengan cara memecah kaca mobil milik nasabah bank kembali terjadi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Seorang pengusaha walet asal Buntok  Kabupaten Barito Selatan (Barsel) bernama Bahriah kehilangan uang usai mengambil di bank.

Pelaku tindak kejahatan tersebut diduga dilakukan kawanan pencuri spesialis nasabah bank antar provinsi yang selama ini kerap melakukan tindak kejahatan tersebut pada nasabah bank antar Provinsi, sama seperti pelaku yang sebelumnya yang beberapa kali sempat ditangkap polisi setempat.

 

Bariah (37) pengusaha sarang burung walet dan pemilik toko alat-alat sarang burung walet dari Kabupaten Barito Selatan, sebelum kejadian melakukan transaksi pengambilan uang di bank bersama Efendi (37) rekannya, dengan mengambil uang sebanyak Rp 500.000.000.

Selesai melakukan transaksi korban dan saksi menuju ke Jakan Kahayan untuk makan siang dengan meninggalkan uang di dalam mobil.

"Saat itulah, uangnya hilang ketika saya kembali ke mobil. Uang itu baru diambil dari BCA Palangkaraya," ujar  Korban kepada penyidik Polres Palangkaraya .

Kapolres Palangkaraya, AKBP Timbul RK Siregar, Selasa (10/9/2019) mengatakan, pihaknya masih melakukan perburuan pelaku tindak kejahatan tersebut, dan mengharapkan para nasabah bank untuk meminta pengawalan dari polisi jika ingin melakukan transaksi uang dalam jumlah besar di bank agar aman dari para pencuri. (banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul  Kaca Mobil Pengusaha Walet Buntok Dipecah Kawanan Pencuri di Palangkaraya, Uang Rp 500 Juta Disikat

Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved