Mantan Anggota DPRD Tersandung Narkoba

BREAKING NEWS - Mantan Anggota DPRD Bandar Lampung Diringkus Polda Lampung Terkait Kasus Narkoba

BREAKING NEWS - Mantan Anggota DPRD Bandar Lampung Diringkus Polda Lampung Terkait Kasus Narkoba

BREAKING NEWS - Mantan Anggota DPRD Bandar Lampung Diringkus Polda Lampung Terkait Kasus Narkoba
Ist
Barang bukti yang diamankan 

"Tetap menolak bertemu meski dijanjikan diajak menikah secara resmi. Dengan disaksikan pihak keluarga bahkan akan diajak umrah," terang Dahri.

Dahri menambahkan, kliennya, SW tidak terima diduga telah melakukan tindakan penipuan atau penggelapan.

"Tak benar apabila klien kami diduga diduga telah melakukan tindakan penipuan atau penggelapan. Seperti yang disangkakan KUN.

Juga tidak benar klien kami memiliki kewajiban pengembalian dan pembayaran sejumlah uang untuk bisnis pasir secara rekapitulasi sebesar Rp 200 juta seperti yang disangkakan KUN," jelas Dahri.

Dahri mengatakan, kliennya merasa dirugikan apalagi dengan pengiriman foto bugil oleh EW istri pertama KUN.

Karena merasa tidak pernah melakukan penipuan inilah, akhirnya SW menunjuk kuasa hukum untuk melaporkan balik KUN ke polisi.

Bahkan, melalui kuasa hukumnya juga berkirim surat ke Kantor DPC PKB Kabupaten Malang.

"Kepada  pimpinan DPC PKB Kabupaten Malang untuk mrngambil sikap tegas dengan merekomendasikan pemberhentian terhadap KUN," beber Dahri.

Ketika hendak dikonfirmasi, KUN tak bisa ditemui. Di DPRD Kabupaten Malang ia juga tak menampakkan batang hidungnya.

Pun dengan Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, Ali Ahmad.

Ali menerangkan dirinya masih berada di luar kota urusan pekerjaan.

"Saya masih di luar kota maaf," ujar Ali kemudian menutup telepon.

SURYAMALANG.COM meminta konfirmasi Muslimin, Sekretaris DPC PKB Kabupaten Malang.

Muslimin menerangkan, pihaknya akan melakukan pembicaraan dengan cara tabayyun.

"Kami sudah sampaikan ke ketua dan dewan syuro. Kami akan membentuk tim investigasi kami surati yang bersangkutan dan akan kami bicarakan dengan cara tabayyun,"  ujar Muslimin ketika dikonfirmasi di ruangannya.

Hingga kini, Muslimin mengaku belum bisa menghubungi KUN.

"Karena yang dilaporkan itu kan cuman versi dari pihak perempuan. Kami sampai saat ini belum bisa menghubungi yang bersangkutan. Yang bersangkutan tak masuk ke dewan saat ini. Besok akan kami bentuk tim investigasi. Harapannya bisa diselesaikan secara damai," jelas Muslimin.

Di sisi lain, Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Malang masih mempelajari dan melakukan penyelidikan atas kasus penyebaran foto bugil istri siri oleh oknum politisi PKB, KUN.

Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda menjelaskan, hal tersebut dilakukan untuk menemukan adanya tindak pidana dalam pengaduan itu.

Kronologi Anak Elvy Sukaesih Serang Warga Pakai Samurai dan Pecahan Kaca

Berdalih Ban Kempis, Driver Ojol Cabuli Penumpang di Bawah Umur, Modusnya Bikin Geleng-Geleng

"Benar. Kami sudah terima laporan itu. Ini sedang kami pelajari perkaranya," ujar Adrian ketika dikonfirmasi, Rabu (11/9/2019).

Adrian menambahkan, hingga kini pihaknya belum bisa memberikan keterangan tentang adanya pelanggaran tindak pidana atas pengaduan tersebut.

"Kami dalami pemeriksaan serta penyelidikan lebih lanjut lagi. Apakah perkara ini ada unsur pidana atau tidak," ungkap Adrian.

(Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved