Tribun Bandar Lampung

Pemprov Lampung-Pemkab Lambar Akan Bangun Sumber Listrik 495 MW di TNBBS

Pemprov Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berencana membangun sumber energi panas bumi penghasil listrik sebesar 495 Megawatt.

Penulis: kiki adipratama | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Kiki
Gubernur Lampung Arinal Djunaedi dan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus (batik merah) 

Laporan Reporter Tribunlampung Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat berencana membangun sumber energi panas bumi penghasil listrik sebesar 495 Megawatt di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Kabupaten Lambar.

Hal ini kemukakan Manager Policy Government Public Affairs and Security (PGPAS) Star Energy Geothermal, Iwan Azof usai mengadakan pertemuan dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus di ruang utama Kerja Gubernur Lampung, Jumat (13/9/2019).

Iwan Azof mengatakan ini merupakan tahap awal dalam rencana membangun sumber energi listrik di wilayah tersebut.

Pihaknya masih mengurus dan mencoba mendapatkan perizinan daerah kehutanan.

"Kita sudah melakukan pengecekan dilokasi TNBBS dan meminta Pak Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendukung pengembangan energi panas bumi yang menghasilkan listrik untuk Provinsi Lampung, " ujar Iwan Azof.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya juga sedang berkoordinasi dengan Pemerintah pusat dan daerah unguk melakukan langkah-langkah berikutnya.

"Jadi rencana pembangunan energi panas bumi menghasilkan listrik masih jangka panjang dan butuh proses," ucapnya.

Apalagi, jelas dia, Gubernur Lampung berencana pada tanggal 24 September 2019 langsung mengecek lokasi di sana.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan pada prinsipnya Lampung memiliki sumber daya alam dalam bentuk Geothermal yang sangat berpotensi di TNBBS di Kabupaten Lampung Barat.

Akan tetapi, ini tidak mudah dan masih banyak tahapan-tahapan proses yang harus dilakukan.

"Bagaimanapun juga kita harus memanfaatkan potensi energi disana yang cukup besar lebih kurang 495 Megawatt, " katanya.

Honor Panwas TPS dan Panwas Kelurahan Pilwakot 2020 Ditaksir Rp 1,7 Miliar Lebih

Menurutnya, ini bisa memberikan solusi didalam pemenuhan kebutuhan listrik. Sebab , selama ini Provinsi Lampung masih kekurangan m daya listrik sebesar 500 megawatt.

Ledakan di Mako Brimob Ternyata Berasal dari Gudang Penyimpanan Barang

"Jadi di Kabupaten Lambar punya potensi, sementara masyarakat belum bisa menikmati karena masih ada wilayah yang belum terjangkau, " tuturnya.

Kata dia, Karenanya bagaimana ini bisa menjadi solusi kita dalam memanfaatkan energi listrik sepanjang tidak menyalahi aturan menuju kesejahteraan masyarakat Lampung khususnya Kabupaten Lambar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved