Tribun Bandar Lampung

Aksinya Dipergoki Korban, Pelaku Curanmor di Salon Jalan Antasari Todongkan Senpi

Ia mengambil kunci T dan langsung merusak kunci kontak sepeda motor Honda Vario 150 yang belakangan diketahui milik Arief, pegawai salon.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
Istimewa
Aksi curanmor di sebuah salon kecantikan di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Tanjung Baru, Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung, Minggu, 15 September 2019 terekam CCTV. Dalam aksinya, pelaku sempat menodongkan senpi ke arah korban. 

Aksinya Dipergoki Korban, Pelaku Curanmor di Salon Jalan Antasari Todongkan Senpi

TRIBUNALMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Bandar Lampung seakan tidak pernah berhenti.

Kali ini, seorang pelaku curanmor menodongkan senjata api saat aksinya dipergoki korban.

Peristiwa ini terjadi di sebuah salon kecantikan di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Tanjung Baru, Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung, Minggu, 15 September 2019 sekitar pukul 06.43 WIB.

Dalam rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi, aksi tersebut bermula saat dua pria muncul dengan membawa sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa pelat nomor.

Awalnya kedua pria itu terlihat seperti pengunjung biasa yang akan memarkir sepeda motor.

Namun, ternyata keduanya melihat situasi sekitar.

Setelah merasa aman, salah satu pria yang mengenakan helm merah turun dari motor.

Ia kemudian mengambil kunci T dan langsung merusak kunci kontak sepeda motor Honda Vario 150 yang belakangan diketahui milik Arief, pegawai salon kecantikan tersebut.

Mengetahui motornya menjadi incaran, korban langsung keluar.

Rekannya Tewas Dihajar Massa, Begini Kondisi Terakhir Pelaku Curanmor yang Selamat

Setelah Dirawat di RSUAM, Satu Pelaku Curanmor yang Diamuk Massa Meninggal Dunia

Namun pelaku yang merasa tepergok mengeluarkan senjata api dan menodongkannya ke arah korban.

Jefri, rekan Arief, membenarkan peristiwa ini.

"Iya tadi pagi, sekitar jam tujuh," ujar Jefri.

Meski tak tahu persis kejadiannya, Jefri mengatakan peristiwa itu terjadi saat Arief baru tiba di tempatnya bekerja.

"Dia (korban) mau kerja. Dia sebagai office boy," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved