Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan di Pemprov, Ini 4 Tuntutan Massa ke Pemerintah

Massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Peduli Pelayanan (Gerilya) Lampung melaksanakan aksi demonstrasi di depan Kantor Pemprov Lampung.

Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan di Pemprov, Ini 4 Tuntutan Massa ke Pemerintah
Tribunlampung.co.id/Kiki
Massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Peduli Pelayanan (Gerilya) Lampung melaksanakan aksi demonstrasi di depan Kantor Pemerintah Provinisi (Pemprov) Lampung. 

Laporan Reporter Tribunlampung Kiki Adiprarama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Peduli Pelayanan (Gerilya) Lampung melaksanakan aksi demonstrasi di depan Kantor Pemerintah Provinisi (Pemprov) Lampung, Kamis 19 September 2019.

Aksi ini digelar untuk memperlihatkan bentuk kekecewaan terhadap keputusan pemerintah yang menaikan iuran BPJS-Kesehatan.

Dede Sulaiman selaku Koordinator aksi ini mengatakan dalam orator nya bahwa rencana pemerintah dalam mengesahkan iuran kenaikan BPJS-KES Sangatiah melukai hati rakyat khususnya masyarakat lampung.

Menurutnya, kenaikan iuran ini bukanlah solusi terbaik, sehingga membuat para warga masyarakat menjadi serba susah.

"Iuran tidak naik pun banyak yang enggan untuk mermbayar, karena memang banyak warga yang tidak mampu untuk membayar iuran ini," tandasnya saat melakukan orasinya, Kamis (19/9/2019).

Sri Mulyani Dituding Langgar Sumpah atas Kenaikan Iuran BPJS, Ini Jawaban Kemenkeu

Kata dia, terlebih lagi sebagian manfaat dari pembayaran itu tidak banyak dirasakan.

"Sering kita mendengarkan tentang BPJS yang kurang maksimal sehingga membuat orang enggan membayar iuran," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kita Ingin berhenti menjadi peserta tidak bisa. Sementara untuk meneruskan juga tidak sanggup membayar.

Mulai 1 Januari Iuran BPJS Kesehatan Naik, Simak Besarannya

"Ditambah lagi tidak semua jenis penyakit dan obat-obatan dapat dicover oleh BPJS dengan alasan defisit," tegasnya.

"Dengan alasan-alasan itu pemerintah membalikkan rakyatnya dengan menaikan iuran yang mana di sisi lain direksi BPJS sebaliknya dinaikan menerima gaji dan tunjangannya," jelas Dede.

Dede menyatakan kenaikan iuran tersebut adalah bentuk kettidakadilan dan tidak manusiawi.

Maka dari itu, melalui aksi ini sejumlah masa ini menyampaikan empat tuntutan kepada pemerintah.

1. Amputasi BPJS-Kesehatan
2. Tolak Kenaiakan Iuran BPJS
3. Jaminan Kesehatan Gratis
4. Mendesak Pemerintah Lampung segera pulihkan Perekonomian rakyat

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved