Unjuk Rasa Mahasiswa

BREAKING NEWS - Ratusan Siswa STM Ikut Bergabung di Tugu Adipura: Asalamualaikum Kakak Kami Datang

BREAKING NEWS - Ratusan Siswa STM Ikut Bergabung di Tugu Adipura: Asalamualaikum Kakak Kami Datang

BREAKING NEWS - Ratusan Siswa STM Ikut Bergabung di Tugu Adipura: Asalamualaikum Kakak Kami Datang
Tribunlampung.co.id/Kiki
BREAKING NEWS - Ratusan Siswa STM Ikut Bergabung di Tugu Adipura: Asalamualaikum Kakak Kami Datang 

Laporan Reporter Tribunlampung Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Ratusan siswa pelajar STM Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 mei Bandar Lampung turut bergabung dalam aksi Pos Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) di Tugu Adipura Bandar Lampung, Senin (30/9/2019).

Siswa ini tiba-tiba muncul bergerombol secara bersamaan dari jalan Reden Intan enggal Bandar Lampung.

Para pelajar ini datang dengan mengenakan sergam pelajarnya.

"Asalamualaikum, kakak kami datang," seru mereka bersamaan.

Mereka tertib ikut dalam satu komando yang di komandoi oleh Dika orator aksi dari Perwakilan PPRL.

"Selamat bergabung adik-adik, kalian bisa bergabung dengan tertib bersama komando kami. Saya minta adik-adik untuk masuk kedalam barisan," tandasnya.

Setelah itu ia melanjutkan orasi nya di atas mobil komando.

BREAKING NEWS - Massa Aksi Unjuk Rasa Mulai Padati Tugu Adipura, Bawa Kendaraan hingga Atribut

Menurutnya, dua puluh satu tahun sudah negeri ini mencoba untuk mengisi ruang-ruang kosong, mencoba berbenah diri, dan memenuhi janji reformasi yang digulirkan pada Mei 1998 silam.

Hal ini juga menandakan pula kematangan usia reformasi yang dahulu sejak awal kelahirannya digadang-gadang mampu memberikan kehidupan bernegara yang lebih baik.

BREAKING NEWS - PPRL Undang Masyarakat Ikut Aksi Lampung Memanggil Siang Ini di Tugu Adipura

Janji yang tercetus bukan melalui proses yang singkat, melainkan melalui serangkaian panjang perjuangan rakyat di mana mahasiswa, pemuda, buruh, tani dan rakyat miskin kota tergabung menjadi bagian penting pendorong lahirnya rahim reformasi tersebut.

"Kini reformasi belumlah usai, masih banyak pekerjaan rumah pemerintah yang belum
terealisasi, khususnya janji yang dulu digaungkanpun masih belum tertunaikan," Tegas nya.

Kata dia, Semangat reformasi yang bergulir sejak 21 tahun silam, masih tersandung berbagai persoalan bangsa, mulai dari Kemiskinan, kesenjangan, pengangguran, korupsi, kolusi, nepotisme, ketimpangan hukum, penuntasan pelanggaran HAM masalalu dan berbagai problematika yang multidimensi seakan menjadi terpaan badai yang tak kunjung henti mendera pergulatan demokrasi negeri ini

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved