Tribun Bandar Lampung
Cerita Warga Imam Bonjol Gang Durian Terima Bantuan Sumur Bor dari PSMTI, PGTI, dan GBI
Kehadiran sumur bor menjadi oase bagi warga setempat setiap musim kemarau mengalami kondisi kekeringan dan kesulitan air bersih.
Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: martin tobing
Laporan Wartawan Tribun Lampung Eka Ahmad Sholichin
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Puluhan warga Jalan Imam Bonjol, Gang Durian II RT 05 Lk I, Kelurahan Gedong Air, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung antusias berkumpul bersama, Rabu (2/10/2019) sore.
Mereka berkumpul dalam acara Syukuran Peresmian Pembangunan Sumur Bor Bantuan PSMTI Provinsi Lampung, PGTI Wilayah Lampung, dan GBI Kalvari Lampung
Sumur bor bantuan tersebut memiliki kedalaman 52 meter lokasinya menempati tanah milik Sudiono warga setempat.
Kehadiran sumur bor menjadi oase bagi warga setempat setiap musim kemarau mengalami kondisi kekeringan dan kesulitan air bersih.
Warga setempat Sutejo menyampaikan terimakasih kepada pihak-pihak terkait karena sudah terbantu dengan adanya bantuan sumur bor.
• Kebakaran 11 Rumah di Kaliawi, Kodim 0410 dan PSMTI Lampung Sumbang Sembako dan Pakaian
"Ya pasti kekurangan air sampai ngantre-ngantre di bawah di air ledeng umum. Paling bisa ambil dua ember dua ember," ungkapnya.
Warga lainnya Mat Yasin menuturkan, sangat terbantu bantuan sumur bor. "Jadi memang selama kemarau ini kita kekeringan. Makanya saya ambil air di Masjid Bahrul Falah," paparnya.
Menurutnya, air pam yang dimanfaatkan masyarakat sekitar menyala hanya tiga hari sekali.
"Itu aja cuma beberapa jam dan paling lama tiga jam. Biasanya setiap kali ngambil 10 galon dan dapat dipakai selama dua hari itupun tidak cukup," tandasnya.
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN berharap, kehadiran sumur bor dapat bermanfaat dan dipelihara baik agar masyarakat di sini semua mendapatkan air.
"Ini kan airnya gratis cuman bayar listrik saja dan listrik juga ada yang mau menanggungnya," tuturnya.
Kapasitas tangki yang disediakan yaitu sebanyak 2,5 kubik dapat mengaliri sebanyak 300 rumah setiap harinya.
• PSMTI Helat Pemilihan Koko Cici Lampung, Peserta Tak Harus dari Kalangan Tionghoa
Herman mengimbau kepada pengusaha atau organisasi lainnya agar dapat membantu pemerintah bagaimana membuat sumur supaya lebih cepat.
"Kalau pemerintah saja agak tersendat-sendat dana kita".