Tribun Lampung Utara

Disdukcapil Lampura Terapkan Skala Prioritas Atasi Keterbatasan Blangko e-KTP

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kabupaten Lampung Utara menggunakan skala prioritas untuk pencetakan kartu tanda penduduk di kabupaten setempat.

Disdukcapil Lampura Terapkan Skala Prioritas Atasi Keterbatasan Blangko e-KTP
Tribunlampung.co.id/Anung
Seorang warga sedang melakukan pendaftaran di disdukcapil untuk mengurus admintrasi kependudukan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kabupaten Lampung Utara menggunakan skala prioritas untuk pencetakan kartu tanda penduduk di kabupaten setempat.

Penerapan sistem skala prioritas itu dilakukan menyusul menipisny stok blanko E-KPT di Disdukcapil Lampura.

"Kita prioritaskan mencetak e-KTP bagi warga yang benar-beran sangat membutuhkan dan penting. Itu terpaksa kita lakukan untuk mensiasati keterbatasan stok  blanko e-KTP," kata Kepala Disdukcapil Lampura Maspardan, Rabu 2 Oktober 2019.

Menurut dia, saat ini jumlah e-KTP yang siap cetak mencapai lima ribu lebih. Sedangkan stok blanko tidak mencukupi.

"Yang siap cetak aja mencapai lima ribu lebih. Sedangkan setiap bulannya kita berhak menerima seribu blangko, itu pun diambilnya dua minggu sekali. Sekali ngambil di pusat kita dijatah hanya lima ratus blanko," terangnya.

Pada hari Jumat (27/9/2019), kata Maspardan, pihaknya telah mengambil 500 blanko e-KTP dari kementerian Dalam negeri. Dari jumlah tersebut, yang telah digunakan lebih dari separonya. Itu pun sudah menerapkan kebijakan skala prioritas. 

VIDEO Data e-KTP dan KK Warga Diperjualbelikan Secara Ilegal

"Ya kalau tidak diterapkan skala prioritas, satu jam saja sudah habis blngkonya sebab memang kebutuhanya  membludak," jelasnya.

Disdukcapil Jemput Bola Lakukan Perekaman e-KTP Bagi Warga yang Sakit

Terkait program pencetakan administrasi kependudukan (Adminduk) lainnya, seperti KK, Akte dan KIA, tetap berlanjut.

"Kalau untuk KK, akte dan KIA, kita terus melayani karena stok blankonya ada dan banyak. Asal syaratnya lengkap dan jaringan tidak error maka pencetakannya bisa ditunggu," terangnya. 

Wandi (38) warga kelurahan kebun lima, kelurahan Tanjung Senang, mengaku dirinya tidak mempermasalahkan adanya kebijakan skala prioritas.

“Yang penting blangko E-KTP tersedia. Jangan sudah mau buat, blangkonya kosong,” ujarnya.

Ia tidak mengetahui alasannya mengapa blangko E-KTP pernah terjadi kekosongan. Menurutnya, apakah tidak ada cadangan blangkonya.

“Pernah awal tahun ini dan sekitar bulan Juni pernah kosong,” jelasnya. 

Sulastri, warga kelurahan Tanjung Harapan, Kotabumi Selatan juga tidak mempermasalahkan. Namun dirinya berharap dinas capil memiliki stok blangko yang mencukupi.

“Saya pas buat ke sana sekitar bulan April memang stoknya masih banyak. Jadi belum ada skala prioritas seperti sekarang,” kata Dia. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved