Tribun Lampung Barat

6 Tahun Jalan Penghubung Pekon Sukaraja-Kembahang Lambar Belum Tersentuh Perbaikan

Jalan rabat beton penghubung pekon Sukaraja akses menuju Pekon Kembahang yang dibangun pemerintah daerah Lampung Barat (Lambar) rusak.

6 Tahun Jalan Penghubung Pekon Sukaraja-Kembahang Lambar Belum Tersentuh Perbaikan
Tribunlampung.co.id/Ade
Jalan Rabat Beton penghubung pekon Sukaraja akses menuju Pekon Kembahang yang dibangun pemerintah daerah Lampung Barat (Lambar) rusak. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ade Irawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LIWA - Jalan Rabat Beton penghubung pekon Sukaraja akses menuju Pekon Kembahang yang dibangun pemerintah daerah Lampung Barat (Lambar) rusak.

Peratin pekon Sukaraja Alisan Jaya membenarkan akan hal itu.

Ia menjelaskan pembangunan jalan rabat beton tersebut telah menginjak usia 13 tahun, dan selama enam tahun terakhir jalan tersebut rusak.

"Jalan sepanjang dua kilometer itu baru dibangun 13 tahun silam dan tidak pernah diperbaiki. Jalan sudah rusak parah hampir 6 tahun terakhir," ucapnya kepada tribun, Kamis (03/10/2019).

Alisan menambahkan, pemkab setempat telah memperbaiki jalan rusak setengahnya, namun pihaknya tetap berharap sisa jalan rusak yang belum diperbaiki segera dianggarkan untuk tahun anggaran 2020 mendatang.

"Yang sudah diperbaiki baru satu Kilometer, dan sisanya sepanjang satu kilometer kami berharap untuk dapat dianggarkan di tahun 2020 mendatang dan diperbaiki oleh pemda setempat," harapnya.

Gara-gara Jalan Rusak, Polisi Bersenjata Lengkap Turun Tangan Kepung Rumah Mantan Kades di Lampung

Senada dengan Alisan Jaya, salah seorang warga pengguna jalan Narsyah mengatakan jalan rusak menghambat keluar masuknya roda perekonomian.

"Baik petani, anak sekolah maupun pedagang terkendala dengan kerusakan jalan ini, kita harus bersusah payah untuk melewati jalan ini," jelas pengusaha kopi tersebut.

Dari pantauan tribun di lapangan, mobil pick up bermuatan kopi harus berhenti mendadak di tanjakan jalan rusak itu. Akibatnya, beberapa karung kopi harus dikeluarkan agar mobil bisa jalan dengan lancar.

"Memang kita sudah terbiasa seperti ini, apalagi kalo jalan hujan dan licin. Kita hanya bisa pasrah menunggu jalan diperbaiki," ujar Narsyah.

Narsyah berharap jalan dapat dengan cepat diperbaiki, agar masyarakat pekon Sukaraja tidak semakin terisolasi. Jalan penghubung antar dua kecamatan yakni Batu Brak dan Belalau akan meningkatkan roda perekonomian masyarakat.

"Saya yakin jika pemerintah dapat membangun jalan yang bisa tembus ke pekon Turgak ini, pasti roda perekonomian semakin meningkat," pungkasnya. (tribunlampung.co.id/ade irawan)

Penulis: Ade Irawan
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved