Didatangi Ribuan Perawat, Wakil Bupati Lampung Utara Menangis Ceritakan Nasib Orangtuanya yang Sakit

Mereka di antaranya menemui Wakil Bupati Lampung Utara, Budi Utomo. Pada kesempatan bertemu perwakilan para perawat itu, Budi Utomo terlihat menangis

tribunlampung.co.id/anung bayuardi
Sekitar 3.500 perawat melakukan aksi solidaritas untuk perawat Jumraini, Kamis (3/10/2019). Didatangi Ribuan Perawat, Wakil Bupati Lampung Utara Menangis Ceritakan Nasib Orangtuanya yang Sakit. 

Saat melakukan aksi, perwakilan pengunjuk rasa diterima pihak Pengadilan Negeri Kotabumi.

Dedi Afrizal meminta Pengadilan Negeri Kotabumi dapat menangguhkan penahanan Jumraini.

Hal itu disampaikan Dedi saat bertemu Ketua PN Kotabumi, Vivi Purnamawati dan jajaran, serta Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono.

Bahkan, Dedi bersedia dirinya menjadi jaminan penangguhan penahanan Jumraini.

“Saya yang menangguhkan. Dia kooperatif,” ujarnya.

Kemudian, menurutnya, Jumraini bisa dipertimbangkan untuk dibebaskan.

Sebab, Jumraini tidak melakukan tindakan semisal memberi obat yang berlebihan dosisnya.

Kisah Jumraini, Perawat Hamil Dipenjara di Lampung Utara Setelah Obati Pasien Tertusuk Paku

Mengenai penangguhan penahanan, Vivi Purnamawati mengatakan, pihak pemohon dapat mengajukan permohonan kepada majelis hakim saat persidangan kasus Jumraini.

“Silakan sampaikan ke persidangan. Nanti akan dicatat sebagai bukti persidangan,” ujar Vivi Purnamawati.

Terkait permintaan agar perawat Jumraini dibebaskan dari jerat hukum, Vivi mengungkapkan, hal itu akan dilihat dari bukti-bukti di persidangan. (tribunlampung.co.id/anung bayuardi)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved