Tribun Bandar Lampung

Krisis Air Bersih, Warga Way Laga Terpaksa Beli Air Rp 50 Ribu per Tower

Krisis air bersih akibat musim kemarau kini tengah dirasakan masyarakat Way Laga Sukabumi.

Krisis Air Bersih, Warga Way Laga Terpaksa Beli Air Rp 50 Ribu per Tower
Tribunlampung.co.id/Bayu
Ketua RT 009 Way Laga Sukabumi saat ditemui Tribun Lampung, Rabu (8/10/2019). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Krisis air bersih akibat musim kemarau kini tengah dirasakan masyarakat Way Laga Sukabumi.

Ketua RT 009 Way Laga Siska saat ditemui Tribun Lampung di Gang Kapling, Rabu (9/10/2019) mengatakan jika di daerahnya ini selalu kekeringan jika musim kemarau.

Untuk keperluan Mandi Cuci Kakus (MCK) warga terpaksa membeli air bersih sebesar Rp 50 ribu setiap minggunya.

Besaran uang tersebut untuk membeli satu tower air, yang mana hanya cukup untuk satu minggu.

BMKG: Musim Hujan di Provinsi Lampung Awal November

"Tidak banyak setower itu, kebutuhan kita tahu sendiri MCK yang boros kalau sudah mencuci," keluh dia.

"Jadi kami ini merasa berat harus mengeluarkan uang untuk membeli air bersih, kalau tidak beli mau dari mana kami ini airnya. Sudah lama air sumur tidak ada dan mengebor juga tidak tembus-tembus airnya," tutupnya. (Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved