Jumat Ditetapkan sebagai Hari Minum Kopi di Lampung: Pemda, Swasta, Warga Diminta Sajikan Kopi

Jumat Ditetapkan sebagai Hari Minum Kopi di Lampung: Pemda, Swasta, Warga Diminta Sajikan Kopi

Jumat Ditetapkan sebagai Hari Minum Kopi di Lampung: Pemda, Swasta, Warga Diminta Sajikan Kopi
pixelliebe
Jumat Ditetapkan sebagai Hari Minum Kopi di Lampung: Pemda, Swasta, Warga Diminta Sajikan Kopi 

Jumat Ditetapkan sebagai Hari Minum Kopi di Lampung: Pemda, Swasta, Warga Diminta Sajikan Kopi

BANDARLAMPUNG, TRIBUN - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menetapkan hari Jumat sebagai Hari Minum Kopi bagi masyarakat Bumi Ruwai Jurai. Dan, kopi yang disuguhkan adalah kopi Lampung. Kebijakan tersebut dituangkan dalam surat edaran Gubernur Lampung tertanggal 23 Oktober 2019.

Adapun alasan kebijakan itu keluar karena Provinsi Lampung merupakan pemasok kopi robusta terbesar di Tanah Air.

Karena itu, untuk meningkatkan kecintaan terhadap produk unggulan daerah serta memberikan nilai tambah produksi kopi, perlu dilakukan langkah-langkah peningkatan promosi dan konsumsi kopi asli Lampung.

"Pemprov Lampung menetapkan hari Jumat sebagai Hari Minum Kopi untuk masyarakat Lampung. Karenanya kepada seluruh instansi pemerintah dan swasta di Lampung diimbau agar setiap hari Jumat menyajikan minuman kopi di kantor," jelas Arinal Djunaidi dalam surat edaran yang diterima Tribun, Kamis (31/10).

Selain itu, Arinal juga mengimbau seluruh masyarakat Lampung agar meminum kopi dan menyajikan minuman kopi untuk para tamunya setiap hari Jumat. Dan, kopi yang disajikan ini adalah kopi asli Lampung.

Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto yang dikonfirmasi terkait hal itu, menuturkan, penetapan hari Jumat sebagai Hari Minum Kopi itu merupakan terobosan untuk meningkatkan kesejahteraan petani kopi Lampung dan juga memasyarakatkan kopi asli Lampung.

"Ya ini bagian dari usaha Pemprov Lampung untuk memasyarakat kopi asli Lampung, agar kopi lokal kita semakin diminati. Semakin banyak orang meminum kopi asli Lampung, jadi tidak usah repot-repor ekspor," ujarnya.

Ia menyebut, jika kopi robusta Lampung dikonsumsi para penikmat kopi, maka harga dan kualitas kopi juga akan meningkat.

"Maka strategi kita, orang Lampung semakin mengkonsumsi kopi sesuai slogan, Jangan Ngaku Orang Lampung Kalau Belum Ngopi," sebut Fahrizal.

Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved