Tribun Lampung Barat

Pengukuhan Pengurus BWI Lampung Barat, Adnan Nawawi: Seluruh Wakaf Dapat Disertifikatkan

Pengukuhan pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) perwakilan Kabupaten Lampung Barat (Lambar) oleh BWI Provinsi Lampung yang diwakili oleh Adnan Nawawi.

Pengukuhan Pengurus BWI Lampung Barat, Adnan Nawawi: Seluruh Wakaf Dapat Disertifikatkan
Tribunlampung.co.id/Ade
Pengukuhan pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) perwakilan Kabupaten Lampung Barat (Lambar) oleh BWI Provinsi Lampung yang diwakili oleh Drs.H. Adnan Nawawi. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ade Irawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LIWA - Pengukuhan pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) perwakilan Kabupaten Lampung Barat (Lambar) oleh BWI Provinsi Lampung yang diwakili oleh Drs.H. Adnan Nawawi.

Dalam kegiatan itu, dihadiri Wakil Bupati Drs. H. Mad hasnurin yang dilaksanakan di Aula Kemenag Lampung Barat, Rabu (6/11/2019).

Kegiatan ini sekaligus sosialisasi dan launching wakaf tunai.

Drs. H. Adnan Nawawi mengatakan wakaf-wakaf yang ada di Kabupaten Lampung barat dapat di sertifikat seluruhnya.

"Harapannya, wakaf-wakaf yang ada di Kabupaten Lampung barat dapat di sertifikat kan seluruhnya," harap Adnan.

Sementara, Kepala Kantor Kemenag Lambar Drs. Mohammad Suhanda mengatakan dengan adanya kepengurusan BWI Lambar, dapat menjadi mitra koordinasi dalam menangani wakaf di Kabupaten Lampung Barat agar tidak ada permasalahan dan masalah wakaf sesuai dengan keinginan.

"Harapannya pengurus tidak hanya sebagai simbol saja, tetapi dapat mencapai target-target pekerjaan,"
Disisi lain, dalam kesempatannya, Wakil Bupati mengatakan memetakan potensi wakaf untuk dikelola dan dibuat terobosan kebijakan.

"Untuk memajukan wakaf ada hal yang perlu diketahui, antara lain yang pertama memetakan potensi wakaf dan menyelamatkannya, dimana tanah wakaf yang bisa produktif," ujar Mad Hasnurin.

"Juga yang kedua mengelola wakaf yang sudah ada dan mencari terobosan baru dalam bentuk harta wakaf, namun tidak hanya bentuk tanah tetapi juga uang," tambahnya.

Kemudian Mad Hasnurin menambahkan, aset wakaf yang ada dapat dikembangkan secara produktif dan mampu menggali dan memanfaatkan potensi yang tersebar.

"Oleh karena itu kita harus melakukan sinergi terkait lainnya, sehingga mengahasilkan hal yang positif karena wakaf merupakan aset allah, pelepasan dari hak milik seseorang untuk dihak kan kepada allah untuk kemaslahatan agama dan umat manusia," ungkapnya.

"Maka kedepan kita harus berhati-hati untuk menjaga aset allah ini agar menjaga dengan baik pengelolaan," pungkasnya.(Tribunlampung.co.id/Ade Irawan)

Penulis: Ade Irawan
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved