Tribun Tanggamus

Pemkab Tanggamus Desak Pusat Realisasikan Kawasan Industri Maritim

Pemerintah terus mendesak agar Kawasan Industri Maritim (KIM) Tanggamus segera terealisasi.

Pemkab Tanggamus Desak Pusat Realisasikan Kawasan Industri Maritim
Dok Pemkab Tanggamus
Pertemuan Sekkab Tanggamus Hamid H Lubis dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bidang Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah di Hotel Grand Mercure, Jakarta, Kamis (7/11/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Pemerintah terus mendesak agar Kawasan Industri Maritim (KIM) Tanggamus segera terealisasi. 

Menurut Kepala Bappelitbang Tanggamus Hendra Wijaya, hal itu disampaikan Sekkab Tanggamus Hamid H Lubis dalam pertemuan di Hotel Grand Mercure, Jakarta, Kamis (7/11/2019).  

Pertemuan dihadiri pihak Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bidang Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Pemkab Tanggamus, Pemprov Banten, dan beberapa perusahaan investor KIM di Tanggamus. 

"Pertemuan itu untuk menyelesaikan masalah-masalah pada proyek strategis nasional agar dapat diselesaikan dengan baik dan mengatasi segala kendala," kata Hendr, Jumat (8/11/2019).  

Ia mengaku, rapat dilaksanakan untuk mencari jalan terbaik dalam percepatan pembangunan KIM sebagai proyek strategis nasional dengan masukan dari peserta rapat. 

Sekkab Tanggamus Lubis menginginkan ada solusi dalam penyelesaian masalah industri maritim di Tanggamus.

Pengumuman Pendaftaran CPNS 2019 Tanggamus Diprediksi Molor

Kemenko Kemaritiman Gulirkan Program Satu Juta Nelayan, Lampung Dapat Kuota 5 Ribu

Sebab sampai saat ini belum ada proses pembangunan. 

Pemkab Tanggamus sendiri telah memfasilitasi kebutuhan  air bersih dan air minum untuk KIM. 

PT Repindo Jagad Raya dan PDAM Tanggamus sudah mengadakan MoU pengelolaan air bersih untuk kebutuhan KIM. 

Kemudian juga sudah ada MoU antara PT Repindo Jagad Raya dengan PT AUTJ (BUMD) Tanggamus dalam penyediaan air mineral di KIM. 

"Selanjutnya kami menunggu waktu peletakan batu pertama atau ground breaking oleh presiden," jelas Hendra. 

Asisten Deputi Bidang Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Dodi meminta kendala realisasi KIM Tanggamus segera diselesaikan antara PT Pertamina (Persereo) dan PT Repindo Jagad Raya. 

PT Pertamina telah memberikan surat penugasan kepada PT Trans Kontinental selaku anak perusahaan BUMN tersebut sebagai pelaksana KIM Tanggamus. 

Nantinya PT Trans Kontinental akan bermitra dengan pihak ketiga, termasuk PT Repindo Jagad Raya, dalam pengelolaan dan pembangunan KIM Tanggamus. 

PT Pertamina juga diminta dapat menunjukkan program secara gamblang tentang pembangunan KIM di Tanggamus. (tribunlampung.co.id/tri yulianto) 

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved