Tribun Mesuji

Tak Merasa Takut, Pedagang Es Dawet Ini Justru Semringah Saat Polisi Mendatanginya

Ternyata, beberapa polisi yang mendatanginya tersebut bukan untuk menangkapnya, tetapi membeli dagangannya.

Tak Merasa Takut, Pedagang Es Dawet Ini Justru Semringah Saat Polisi Mendatanginya
Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnain
Adi (40), pedagang es dawet di Mesuji terlihat semringah ketika sejumlah polisi mendatanginya, Senin, 11 November 2019. Ternyata, para polisi tersebut datang bukan untuk menangkap melainkan membeli dagangannya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Seorang pedagang es dawet di Mesuji ini tak merasa takut ketika beberapa polisi mendatanginya.

Bahkan, pedagang es dawet yang diketahui bernama Adi tersebut justru terlihat semringah.

Ternyata, beberapa polisi yang mendatanginya tersebut bukan untuk menangkapnya, tetapi membeli dagangannya.

Pria berusia 40 tahun tersebut merupakan warga Desa Mukti Karya Kecamatan Pancajaya, Mesuji.

Sehari-hari Adi memang berdagang es dawet keliling.

Wajar saja jika Adi sering didatangi polisi.

Artis Jatuh Miskin Hartanya Ludes, Kini Hanya Bisa Bantu Istri Jualan Gorengan

Mayat yang Ditemukan Ternyata Tukang Ojek, Rekan Korban Sebut 4 Hari Siahaan Tak Terlihat

Hal tersebut lantaran Adi kerap mangkal di depan halaman Polsek Simpang Pematang.

Senin, 11 November 2019, Adi kembali terlihat mangkal di depan kantor polisi tersebut.

Dengan senyum tipis memakai topi bertuliskan 'New York', Adi melayani pembeli es dawet termasuk para polisi yang bertugas di Polsek Simpang Pematang.

"Hampir tengah hari, saya pasti menjajakan es dawet di kantor polisi. Setelah itu saya keliling lagi," ujar Adi, saat ditemui, Senin (11/11/2019)

Halaman
1234
Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved