Anggota BPBD Meninggal

Tak Lakukan Olah TKP, Polisi Sebut Personel BPBD yang Tewas Kuras Sumur, Murni Kecelakaan Kerja

Karena dianggap kecelakaan kerja, sambung Daud, pihak kepolisian tidak melakukan olah TKP karena tidak ada unsur pidana di dalamnya.

Tak Lakukan Olah TKP, Polisi Sebut Personel BPBD yang Tewas Kuras Sumur, Murni Kecelakaan Kerja
Grafis Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
Ilustrasi - Tak Lakukan Olah TKP, Polisi Sebut Personel BPBD yang Tewas Kuras Sumur, Murni Kecelakaan Kerja. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kapolsek Kedaton Kompol Daud membenarkan adanya anggota Damkar di bawah BPBD Bandar Lampung yang meninggal dunia usai Kecelakaan Kerja.

"Itu memang menurut BPBD Kecelakaan Kerja biasa dan keluarganya (korban) informasinya sudah menerima dan jenazah sudah dibawa ke rumah duka," beber Kompol Daud kepada Tribunlampung.co.id, Sabtu (16/11/2019) sore.

Karena dianggap Kecelakaan Kerja, sambung Kompol Daud, pihak kepolisian tidak melakukan olah TKP karena tidak ada unsur pidana di dalamnya.

"Kan nggak ada tindak pidananya di situ. Informasi yang kami terima mereka melakukan pekerjaan sesuai bidang profesi dia, kemudian mengalami Kecelakaan Kerja," ungkap Kompol Daud.

Mengenai lebih jauh apakah pekerjaan yang dilakukan berkaitan dengan profesinya sebagai anggota Damkar BPBD, atau di luar itu, Kompol Daud menjelaskan, menurutnya bisa ditanyakan langsung ke pihak BPBD.

"Apakah itu mereka ada perintah atau tidak (bekerja di sumur warga), yang jelas BPBD mengakui kalau itu sebagai (anggota) Damkar dan menganggap ini sebagai musibah, Kecelakaan Kerja," papar Kompol Daud.

Personel BPBD Bandar Lampung Tewas Tercebur Sumur Sudah Dibawa ke Rumah Duka

Sepanjang tidak ada unsur pidananya di situ, lanjutnya, maka pihak kepolisian hanya melakukan monitoring dan telah melakukan pengecekan ke lokasi sekitar pukul 11.00 WIB lewat.

"Anggota kita sudah datang di situ (lokasi Kecelakaan Kerja). Korban sudah dibawa ke rumah sakit dan telah dibawa juga ke rumah duka. Kita ke sana hanya melihat sumurnya saja," ujarnya.

"Yang bisa memberikan penjelasan mereka (anggota Damkar) berada di situ (TKP) secara tugas dinas atau bukan ya pihak BPBD," tambah dia.

Kecelakaan Kerja sendiri, ungkapnya, terjadi karena salah satu alatnya yakni tali yang digunakan untuk masuk ke dalam sumur terputus. Sehingga menyebabkan korban tercebur ke dalam sumur.

Halaman
123
Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved