Tribun Tulangbawang Barat
Program Terpusat di Tiga Kecamatan, Pemkab Tubaba Matangkan Kota Timur Laut Lampung
Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) terus mematangkan program pembangunan kota di kawasan transmigrasi atau dikenal dengan Kota Timur Laut Lampung
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: soni
Program Terpusat di Tiga Kecamatan, Pemkab Tubaba Matangkan Kota Timur Laut Lampung
Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) terus mematangkan program pembangunan kota di kawasan transmigrasi atau dikenal dengan Kota Timur Laut Lampung (KTTL).
KTTL rencananya dipusatkan di wilayah selatan meliputi tiga kecamatan di kabupaten setempat.
Bupati Umar Ahmad mengaku tengah fokus membangun wilayah selatan kabupaten wilayah transmigrasi Way Abung.
Kawasan itu meliputi Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Udik, dan Tumijajar.
• Bupati Tubaba Ikut Galakkan Anjuran Minum Kopi Setiap Jumat
Program KTTL ini didukung dengan sarana pendidikan memadai, fasilitas kesehatan lengkap dan infrastruktur sarana dan prasarana yang mendukung.
Umar Ahmad mengatakan, program pembangunan kota di kawasan transmigrasi ini sejalan dengan keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang merupakan pembangunan strategis nasional.
Selain itu keberadaan KTTL sejalan dengan keberadaan gerbang tol (exit tol) yang berada di wilayah kabupaten setempat, seperti gerbang tol Menggala, gerbang tol Lambu Kibang, dan gerbang tol Way Kenanga.
"Kota di kawasan transmigrasi ini juga juga memiliki jarak terdekat dengan gerbang tol Gunung Batin," terang Umar Ahmad, Kamis (21/11).
Untuk merealisasikan itu, Umar mengatakan, pihaknya lebih dulu akan mengubah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022. Ini lantaran keberadaan tol sudah mengubah semua ruang yang ada di Tubaba.
"Kemungkinan Tubaba sudah menjadi incaran investor baik pengusaha luar maupun dalam, melirik untuk berinvestasi di dunia pendidikan, kesehatan, produksi, dan lainnya," terang Umar Ahmad.
Pemkab sejauh ini terus membangun konektivitas infrastruktur jalan dan jembatan ke pintu-pintu tol tersebut, sehingga dapat mempermudah masyarakat, investor, untuk berinvestasi dan berwisata di kabupaten berjuluk Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.
"Tahun depan kita akan menyusun perda kota di kawasan transmigrasi ini. Kita akan mempelajari hal-hal aspek teknis dan nonteknis untuk pembentukan kotanya," ungkap bupati.
• Tahun 2020, Dinas PUPR Tubaba Prioritaskan Pembangunan RTH
Terkait ini pemkab telah membuka selebar-lebarnya bagi investor untuk berinvestasi.Bahkan Tubaba telah memiliki pintu tol-nya sehinga semua bisa cepat keluar masuk ke Tubaba.