Candaan Ahok Komisaris Utama Pertamina yang Disebut Membahayakan
M Qodari berujar bahwa kekuatan Ahok sejak dari menjabat sebagai Kepala Daerah adalah kemampuannya dalam bekerja.
“Saya berharap tentu dukungan doa dari masyarakat terus juga dukungan info dari masyarakat karena fungsi saya kan pengawasan,” kata Ahok.
Harapan Besar
Meski pengangkatan Ahok BTP menjadi Komisaris Utama Pertamina menuai pro kontra, tapi di sisi lain ada yangmasih berharap eks gubernur DKI Jakarta itu mampu melepaskan industri migas dari keterpurukan.
Politikus Partai Nasdem yang juga pengamat migas, Kurtubi memaparkan kondisi industri Minyak dan Gas Bumi ( migas) di Indonesia yang saat ini sedang dalam kondisi buruk.
Kurtubi menjelaskan permasalahan tersebut harus segera diselesaikan oleh Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama BTP atau Ahok BTP.
Dikutip TribunWow.com (grup SURYA.co.id) dari video unggahan kanal Youtube Talk Show tvOne, Minggu (24/11/2019), awalnya Kurtubi memaparkan soal keinginan industri migas di Indonesia.
Ferdy Hasiman yakin Ahok akan berikan dampak positif ke BUMN, Ferdy juga membahas bagaimana Pertamina sudah terlalu nyaman dengan situasi saat ini.
Kurtubi mengatakan saat ini industri migas Indonesia sedang dalam kondisi terpuruk.
"Mimpi besar kita di industri migas ini agar bangkit kembali," jelas Kurtubi.
"Sekarang dalam posisi terpuruk, rakyat harus tahu."
• Andre Rosiade ke Ahok, Jangan Petentengan
"Industri migas nasional terpuruk," tambahnya.
Kemudian Kurtubi memaparkan alasan mengapa dirinya mengatakan sektor migas Indonesia sedang anjlok.
"Indikatornya, mengimpor luar biasa minyak mentah, karena produksi kita anjlok," kata Kurtubi.
"Pengimpor BBM sekalipun menurun karena ada bantuan B-20 dari sawit, LPG impor luar biasa," imbuhnya.
Kurtubi melihat momen naiknya Ahok menjadi Komisaris Utama Pertamina menjadi kesempatan bagi industri migas untuk kembali berjaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ahok-jadi-bos-pertamina-gaji-btp-kalahkan-gaji-presiden-jokowi-capai-miliaran-rupiah-per-bulan.jpg)