Breaking News

Bandar Arisan Online Kabur, Nasib Uang Puluhan Miliar yang Terkumpul Kini di Tangan Siapa?

Saya sampai Rp 1 milliar lebih. Setelah saya hitung masih ada selisih Rp 1,3 milliar

Ist
Admin grup arisan online Terduga pelaku penipuan, KL (33) dan W (40) yang tidak diketahui keberadaannya oleh member grup 

Sudah itu dari teman dan keluarga ngakunya saya ikut di dia (KL dan W) sudah cair berkali-kali," ujar LS yang enggan nama lengkapnya disebut.

Dari pengakuan dan bukti transferan yang disaksikan lewat postingan grup media sosial itu, LS pun tergiur dan memilih ikut bergabung.

April 2019, LS pun bergabung dan mulai mentransferkan sejumlah dana ke rekening yang ditunjuk KL dengan harapan dana tersebut bertambah.

Hasilnya apa yang dijanjikan KL terbukti. Dana yang dideposit (dimasukan) LS bertambah dari jumlah sebelumnya setelah beberapa hari pasca transfer.

"Dari bulan empat itu cair terus tidak ada persoalan, lancar. Pas masuk 18 November sudah mulai ada masalah, ngadat tidak ada pembayaran," ujarnya.

Lanjut LS, terakhir ia mendeposit atau mentransfer dana sebesar Rp 10 juta ke rekening KL pada 12 Oktober dengan perjanjian dicairkan pada 23 Desember.

Jika tidak ada aral melintang, sesuai perjanjian dalam durasi waktu 72 hari itu, LS akan mendapatkan tambahan dana Rp 14,5 juta.

"Tapi nyatanya 25 November ini, ini (KL) sudah tidak bisa dihubungi dan akun grupnya juga sudah ditutup ini hari.

Saya rugi Rp 10 juta, tapi teman-teman lain yang jumlahnya sekitar 300-an member itu ada yang deposit puluhan juta hingga Rp 1 milliar," ujar LS.

Terakhir 20 November, admin (Pink Pink) alias KL berjanji akan mengembalikan dana paran member secara bertahap.

Namun lima hari setelahnya, KL menghilang, nomor ponsel dan akunnya sudah tidak dapat dihubungi lagi.

Hal senada diungkapkan ES. Warga Masale ini mengaku menyetor dana ke rekening KL dan W hingga milliaran rupiah.

"Saya sampai Rp 1 milliar lebih. Tapi kita tidak langsung, bertahap, misalnya dua plot Rp 100 juta, sudah itu Rp 50 juta, sudah itu Rp 90 juta begitu-begitu, dan itu terputar-putar.

Setelah saya hitung balik dari saya nyetor dan dia (KL dan W) balikin itu masih ada selisih Rp 1,3 milliar," ungkap ES.

Lebih lanjut ES mengungkapkan, dari ratusan member kebanyakan menyetor ratusan juta hingga milliaran rupiah.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved