Tribun Tanggamus

Sampai November 2019, Realisasi PBB di Tanggamus 89,13 Persen, 1 Kecamatan Masih Rendah

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Tanggamus mengaku sampai akhir November 2019 capaian realisasi Pajak Bumi dan Bangunan 89,13 persen.

Sampai November 2019, Realisasi PBB di Tanggamus 89,13 Persen, 1 Kecamatan Masih Rendah
Kompas.com
Ilustrasi - Sampai November 2019, Realisasi PBB di Tanggamus 89,13 Persen, 1 Kecamatan Masih Rendah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Tanggamus mengaku sampai akhir November 2019 capaian realisasi Pajak Bumi dan Bangunan 89,13 persen.

Menurut Fresly Simanjuntak, Kasi Sub Data dan Penetapan Daerah, mewakili Kepala BPKAD Tanggamus, nilai riil dari persentase tersebut Rp 1,137 miliar lebih. Itu untuk pajak kategori perumahan masyarakat.

"Sampai sekarang sudah banyak kecamatan yang menyetorkan hasil penarikan PBB dari masyarakat. Maka ada penambahan pendapatan dari PBB," kata Fresly, Kamis (5/12/2019).

Selanjutnya untuk kecamatan yang telah melakukan hal itu sampai 100 persen yakni Kecamatan Semaka, Ulu Belu, Semaka, Bandar Negeri Semong, Bulok, dan Kelumbayan Barat.

Selebihnya kurang dari itu, dan ada dikisaran 91,60 sampai 99,56 persen yakni Kec. Limau, Air Naningan, Kota Agung Barat, Gisting, Kelumbayan, Sumber Rejo, Pugung, Cukuh Balak, dan Wonosobo.

Kemudian persentase di bawahnya mulai dari 73,63 persen sampai 87,94 persen yakni Kec. Kota Agung Talang Padang, Pulau Panggung, dan Kota Agung Timur.

Polisi Apresiasi Langkah Masyarakat Bongkar Pos Pungli di Sanggi, Tanggamus

Sedangkan yang terendah persentase capaiannya Kecamatan Gunung Alip dengan 52,13 persen.

"Untuk Gunung Alip kami belum tahu, apakah sudah menyetorkan pajak ke bank tapi belum serahkan bukti setornya ke kami, atau benar-benar rendah. Kami masih tunggu informasi dari Kec. Gunung Alip," terang Fresly.

Di luar itu penerimaan sampai saat ini sudah melebihi dari target pokok yang nilainya Rp 1,275 miliar. Hal ini karena ada penyetoran piutang tahun lalu.

Sedangkan target pokok PBB tahun ini Rp 1,275 miliar, sebenarnya masih kurang Rp 138 juta lebih lagi. Harapannya sampai akhir tahun nanti kekurangan itu berkurang.

Meski PBB sudah jatuh tempo sejak 30 September lalu namun untuk penerimaan pendapatan daerah bisa sampai 31 Desember mendatang. Dan diharapkan itu meningkatkan lagi.

Nonton Pasar Malam Gadis Tanggamus Diantar Pulang 2 Teman, Malah Jadi Korban Pencabulan

Sedangkan untuk kategori perusahaan, realisasi PBB sudah 97,97 persen, dari target Rp 527,142 juta didapat Rp 516,452 juta. Masih ada yang belum serahkan PBB perusahaan yakni di Kelumbayan. Dan sekarang itu masih ditelusuri.

Umumnya sudah 100 persen yakni Kec. Cukuh Balak, Kota Agung Timur, Gunung Alip, Limau. Dan Kec. Gisting 200 persen karena tunggakan PBB tahun lalu.

Ada juga yang persentase 75,65 persen untuk Kec. Talang Padang dan 89,54 persen untuk Kec. Kota Agung. (tribunlampung.co.id/tri yulianto)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved