Tribun Tanggamus

Polisi Apresiasi Langkah Masyarakat Bongkar Pos Pungli di Sanggi, Tanggamus

Polres Tanggamus mengapresiasi tindakan masyarakat merobohkan tempat yang dijadikan untuk aksi pemerasan sopir di Pekon Sanggi.

Polisi Apresiasi Langkah Masyarakat Bongkar Pos Pungli di Sanggi, Tanggamus
tribulampung.co.id/tri yulianto
Pembongkaran pos tempat pelaku pemerasan melakukan pungli di Pekon Sanggi, Kec. Bandar Negeri Semong. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Polres Tanggamus mengapresiasi tindakan masyarakat merobohkan tempat yang dijadikan untuk aksi pemerasan sopir di Pekon Sanggi, Kecamatan Bandar Negeri Semong.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, hal itu diungkapkannya setelah pihaknya mengecek langsung pembongkaran itu.

"Kami sangat berterima kasih atas peran para tokoh dalam perobohan pos pungli. Mewakili Kapolres Tanggamus kami sangat mengapresiasi tindakan tersebut," kata Edi.

Tempat tersebut mulanya pos ronda berukuran 4x4 meter namun sudah tidak digunakan. Lantas dimanfaatkan oleh para pelaku pemerasan sebagai tempat mangkal. Hal itu karena letaknya di tepi jalan lintas barat.

Polres Tanggamus berharap situasi kamtibmas terus kondusif secara berkelanjutan. Setelah pihaknya menangkap tiga pelaku pemerasan terhadap sopir-sopir truk pada beberapa hari lalu.

"Kami mengharapkan situasi ini terus berkelanjutan dan jangan sampai terjadi lagi pungli dan pemerasan karena sangat membuat resah para sopir mobil angkutan dan imbasnya juga membuat malu Kabupaten Tanggamus," kata Edi.

Modus Pemerasan Oknum Polisi dalam Kasus Narkoba Terkuak, Jaksa Bentak Brigadir Jenli

Ia juga tetap minta peran para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda di Kec. Bandar Negeri Semong, Semaka dan Kota Agung Barat untuk sama-sama ciptakan kamtibmas.

"Dengan situasi aman, tentunya secara perlahan investor juga pasti akan datang sendiri dalam mendukung perkebangan di Tanggamus," kata Edi.

Sebelumnya Ustad Najib Syarib, mengkoordinir masyarakat dan pemuda untuk membongkar pos tersebut. Hal itu sebagai upaya pencegahan dan memerangi kriminalitas di tempat mereka.

Menurut Najib, pos tersebut kerap disalahgunakan oleh oknum-oknum untuk memeras uang dari para pengendara kendaran yang melintas. Sehingga para pengguna jalan merasa tidak aman untuk melintas.

"Kami tidak ingin pos ini disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, untuk melakukan tindak kejahatan. Sebagai warga di sini, kami berharap pekon kami bersih dari tindakan melanggar hukum," kata Najib.

OTT di Kesbangpol, Inspektorat: Tersangka Kasus Pemerasan Bisa Diberhentikan dengan Tidak Hormat

Sebelumnya juga memang Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus menangkap dua pelaku pemerasan berinisial SY (35) dan MS (29) di pos gardu Pekon Sanggi.

Selain mereka, Tekab 308 juga berhasil menangkap DPO pelaku pemerasan di Jalinbar Pekon Belu, Kec. Kota Agung Barat, berinisial HR (29).

Mereka ditangkap sebab sangat meresahkan pengemudi mobil angkutan pengguna Jalinbar Tanggamus baik menuju Pesisir Barat maupun sebaliknya. (tribunlampung.co.id/tri yulianto)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved