Tribun Bandar Lampung

Pemkot Alokasikan Rp 20 Miliar untuk Bebaskan Lahan Flyover dan Underpass Kimaja-Urip Sumoharjo

Saat ini pihaknya tengah menjadwalkan waktu sosialisasi ke pemilik lahan di mana mulai dilakukan Desember 2019.

Pemkot Alokasikan Rp 20 Miliar untuk Bebaskan Lahan Flyover dan Underpass Kimaja-Urip Sumoharjo
tribunlampung.co.id/sulis setia m
Kepala Dinas PU Bandar Lampung Iwan Gunawan. Pemkot Alokasikan Rp 20 Miliar untuk Bebaskan Lahan Flyover dan Underpass Kimaja-Urip Sumoharjo. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota Bandar Lampung menganggarkan puluhan miliar untuk pembebasan lahan yang bakal dilalui proyek pembangunan underpass dan flyover di Jalan Urip Sumoharjo-Jalan Kimaja.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bandar Lampung Iwan Gunawan mengatakan, dana melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2020 yang masuk ke dinas PU untuk pembebasan lahan ini mencapai Rp 20 miliar.

Pengerjaan proyeknya sendiri akan dilakukan tahun depan meskipun belum dipastikan bulannya.

"Anggaran tersebut tidak hanya untuk pembebasan lahan saja, misalnya ada hal-hal lain yang mendesak yang harus kita ganti rugi, maka menggunakan anggaran itu juga," ungkap Iwan kepada Tribunlampung.co.id, Minggu (22/12/2019).

Saat ini pihaknya tengah menjadwalkan waktu sosialisasi ke pemilik lahan di mana mulai dilakukan Desember ini juga sebelum akhirnya dilakukan pembebasan lahan setelah disetujui pemiliknya.

"Untuk sosialisasi kita rencanakan mulai minggu-minggu depan ini. Sekarang ini kan baru proses penyusunan detail engineering design (DED). Diukur, digambar dan di-RAP (rencana anggaran biaya proyek pembangunan) di lapangan," beber Iwan.

BERITA FOTO - Penampakan Terkini Flyover Nomor 9 dan 10 di Bandar Lampung

Mengenai berapa luas lahan dan data rumah maupun bangunan yang terkena pembebasan lahan, dirinya belum bisa memastikan. Namun yang pasti pasti ada lahan pemukiman yang terkena pembebasan lahan.

"Pasti ada rumah warga yang terkena pembebasan lahan di titik pembangunan flyover dan underpass jalur Kimaja dan Urip Sumoharjo," terangnya.

Lahan yang dibebaskan sebatas yang diperlukan untuk pembangunan underpass dan flyover di titik tersebut karena jalan yang ada saat ini masih kurang lebar untuk kebutuhan pembangunan dua proyek itu.

Pihaknya sendiri belum menentukan besaran nilai jual objek pajak (NJOP). " Kita belum tentukan NJOP-nya. Rp 20 miliar itu baru kisaran dan estimasi anggaran," tambah dia.

Halaman
12
Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved