Overkapasitas, 50 Napi Anak dan Perempuan Rutan Kota Agung Pindah ke Lapas

Rutan Kota Agung dihuni oleh 331 warga binaan. Padahal, rutan tersebut hanya mampu menampung maksimal 156 orang.

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribun Lampung/Tri
Lapas Kota Agung menerima 50 napi anak pindahan dari Rutan Kota Agung, Rabu (25/12/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Lapas Kota Agung menerima 50 narapidana anak dan perempuan dari Rutan Kota Agung.

Pemindahan dilakukan karena Rutan Kota Agung mengalami overkapasitas.

Menurut Kepala Lapas Kota Agung Sohibur Rachman, lapas hanya bisa menampung 50 warga binaan tambahan.

"Kami terima pindahan ini. Semoga juga dapat membantu permasalahan yang terjadi di Rutan Kota Agung," kata Sohibur, Rabu (25/12/2019).

Pemindahan napi dimulai dari pengecekan administrasi dan penempatan di kamar orientasi.

Berdalih Besuk Anaknya di Rutan Kota Agung, Pria Ini Malah Kedapatan Bawa Alat Isap Sabu

Penuhi Syarat, 3 Warga Binaan Lapas Kota Agung Terima Remisi Natal 2019

Rutan Kota Agung dihuni oleh 331 warga binaan.

Padahal, rutan tersebut hanya mampu menampung maksimal 156 orang.

Mereka adalah napi anak dan perempuan.

Untuk menjamin perlindungan dan pemenuhan hak anak, perlu ada pengurangan jumlah penghuni.

Kanwil Kemenhumkam Lampung menyarankan supaya sebagian napi dipindahkan ke Lapas Kota Agung.

Sohibur mengaku, sebelum menerima warga binaan pindahan, pihaknya mengecek 40 CCTV di Lapas Kota Agung.

"Regu jaga kita terbatas. Maka dengan adanya CCTV sangat membantu pengamanan di sini. Ada 40 kamera CCTV di lingkungan lapas, dan yang kurang jelas diperbaiki dan dicek," ujar Sohibur.

Ia menambahkan, perangkat CCTV di Lapas Kota Agung sangat membantu dan menambah panjang jangkauan penjagaan.

Dengan terkoneksi ke ponsel, petugas dapat dengan mudah melihat situasi Lapas Kota Agung.

Kasi Bina dan Pendidikan Lapas Kota Agung Ferdika Candra menambahkan, Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto sudah mengecek 50 warga binaan pindahan dari rutan.

"Kapolres sudah melakukan kontrol pada blok hunian warga binaan dan kontrol wisma bagi tahanan anak, serta lihat persiapan Natal bagi warga binaan Lapas Kota Agung," ujar Ferdika. (tribunlampung.co.id/tri yulianto)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved