Tanya Dokter
Apa Itu Ataksia, Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Obati Ataksia
Ataksia merupakan gangguan fungsi saraf atau neurologis yang berpengaruh pada koordinasi, keseimbangan, dan cara bicara
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Penyakit ataksia adalah gangguan pada gerakan tubuh. Penyebabnya karena ada masalah di otak. Penyakit ataksia juga mempunyai arti gangguan saraf atau neurologis. Di mana, hal itu berpengaruh pada koordinasi, keseimbangan, dan cara bicara. Setelah mengetahui apa itu ataksia, bagaimana cara obati ataksia?
Dokter Praktik Umum di Bandar Lampung, Asih Hendrastuti mengatakan penyakit ataksia adalah jenis penyakit yang menyerang sistem saraf otak.
“Penyakit ataksia ini bisa dikatakan penyakit saraf yang disebabkan otak, di mana otak itu adalah sebagai monitor penggerak untuk seluruh tubuh,” kata Asih Hendrastuti, Kamis (26/12/2019).
“Contohnya jika kita ingin penderita mengambil barang maka tangan akan bergerak begitup otak akan berpikir, namun ataksia bisa terjadi jika kita refleks.”
Apa saja macam-macam penyakit ataksia?
Penyakit ataksia dapat terjadi pada beberapa area dalam sistem saraf pusat.
• Apa Itu Batu Empedu, Gejala dan Metode Pengobatannya?
• Pengertian Ulkus Kornea, Penyebab, Gejala, Pengobatan dan Pencegahan Ulkus Kornea
• Apa itu Atelektasis, Jenis penyakit Atelektasis, Penyebab Atelektasis dan Cara Mengobati Atelektasis
Berdasarkan lokasi kerusakan, ataksia bisa terbagi beberapa macam.
Macam-macam ataksia:
1. Ataksia serebelum (otak kecil)
Kondisi ini terjadi saat kerusakan terjadi pada serebelum atau otak kecil, yang berperan dalam keseimbangan atau koordinasi.
Ataksia serebelum ditunjukkan dengan gejala berupa perubahan kepribadian atau tingkah laku, otot menjadi lemah atau mengalami tremor, sulit berjalan, bicara cadel, atau berjalan dengan langkah yang lebar.
2. Ataksia sensorik
Kerusakan bisa terjadi pada saraf tulang belakang atau sistem saraf perifer.
Saraf perifer adalah bagian sistem saraf selain otak dan saraf tulang belakang.
Gejala ataksia sensorik, antara lain mati rasa di tungkai, sulit menyentuh hidung dengan mata tertutup, tidak bisa merasakan getaran, sulit berjalan dalam cahaya redup, atau langkah yang berat saat berjalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-ataksia-gejala-ataksia-penyebab-ataksia-dan-cara-mengobati-ataksia.jpg)