Tanya Dokter

Apa Itu Ataksia, Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Obati Ataksia

Ataksia merupakan gangguan fungsi saraf atau neurologis yang berpengaruh pada koordinasi, keseimbangan, dan cara bicara

Apa Itu Ataksia, Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Obati Ataksia
Tribunlampung.co.id/Resky Merta
Ilustrasi - dokter Asih Hendrastuti. Apa Itu Ataksia, Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Obati Ataksia. 

Golongan yang termasuk ataksia idiopatik adalah multiple system atrophy.

Ataksia ini dapat terjadi karena kombinasi dari faktor lingkungan atau genetik.

Bagaimana cara obati ataksia?

Untuk meringankan ganggguan yang dialami penderita ataksia, dokter dapat merekomendasikan cara obati ataksia.

Cara obati ataksia:

1. Obat-obatan

Contohnya adalah baclofen dan tizanidine untuk kejang dan kram otot, obat sildenafil untuk disfungsi ereksi, suntik botulinum toxin untuk menghilangkan kram otot, obat pereda nyeri untuk nyeri saraf (ibuprofen, paracetamol), serta obat antidepresan untuk gangguan depresi.

2. Penanganan mandiri untuk mengatasi gangguan kandung kemih

Misalnya, membatasi asupan cairan, mengatur jadwal untuk berkemih secara teratur, serta menghindari minuman yang dapat meningkatkan produksi urine, seperti kafein atau alkohol.

3. Pemakaian kacamata dengan prisma, untuk penderita ataksia yang mengalami penglihatan ganda

Untuk kasus ataksia yang disebabkan oleh multiple sclerosis atau cerebral palsy, hal belum dapat disembuhkan. 

Untuk memudahkan penderita dalam melakukan kegiatan rutin, dokter dapat menganjurkan penggunaan alat bantu, seperti tongkat untuk berjalan, alat bantu komunikasi untuk berbicara, dan perlengkapan makan yang dimodifikasi.

Di samping mengatasi kondisi yang menyebabkan ataksia, dokter juga dapat melakukan terapi untuk membantu penderita agar bisa melakukan kegiatan sehari-hari secara mandiri.

Contoh cara obati ataksia, yaitu:

1. Terapi fisik, untuk membantu koordinasi dan meningkatkan keleluasan penderita dalam melakukan gerakan.

2. Terapi bicara, untuk meningkatkan kemampuan bicara dan menelan.

3. Terapi okupasi, untuk membantu penderita dalam melaksanakan kegiatan rutin, misalnya makan sendiri.

Selain terapi, konsultasi dengan konselor atau bergabung dalam support group juga dapat membantu penderita untuk menemukan motivasi dan pemahaman yang lebih baik dari kondisi ataksia yang dialami.

Demikian, pengertian apa itu ataksia, lengkap dengan gejala, penyebab, dan cara obati ataksia. (Tribunlampung.co.id/resky mertarega saputri)

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved