Pemicu 2 Pria Habisi Nyawa Sopir Taksi Online di Palembang

Bahkan, korban sempat 20 kali membatalkan pesanan tersebut hingga sempat di blokir oleh pihak aplikasi.

Pemicu 2 Pria Habisi Nyawa Sopir Taksi Online di Palembang
Kompas.com/Aji YK Putra
Polresta Palembang gelar ekspose kasus pembunuhan sopir taksi online Ruslan 

"Saya sempat beberapa kali pindah untuk mencari korban ini. Setelah titik pesanan saya arahkan ke Jalan Kolonel Atmo baru diterima. Saya dan Sulaiman langsung naik ke mobil," ujarnya.

Saat naik, Iwan duduk di kursi depan penumpang, sementara Sulaiman duduk di belakang kursi kemudi.

Iwan lalu menanyakan kepada Ruslan soal pertanggung jawabannya usai menabrak keponakannya.

Akan tetapi, Ruslan menurut Iwan langsung marah hingga membuatnya emosi dan menghabisi nyawa korban.

"Waktu saya jerat (leher) dia melawan dan mengambil pisau mencoba menusuk saya. Pisau itu saya ambil dan tusukan ke dia," ungkap Iwan.

Setelah mengalami luka tusuk, korban Ruslan mencoba keluar mobil dan berteriak minta tolong.

Teriakan itu membuat Iwan dan Sulaiman menjadi panik.

Mereka lalu membuang korban di kawasan Perumahan Griya Asri, Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus Palembang.

Namun, saat akan membuang korban aksi mereka dipergoki warga hingga akhirnya dikejar oleh massa sampai akhirnya ditangkap polisi.

"Cuma mau memberi pelajaran, tidak sampai ada niat membunuh, dia melawan dan mencoba menusuk saya, tapi saya tahan dan balikkan pisau kena perutnya," timpal Sulaiman (37).

Halaman
123
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved