Tribun Bandar Lampung

Lihat yang Dilakukan Warga untuk Antisipasi Banjir, Rahmat: Kalau Nunggu Pemerintah Lama!

Demi mengantisipasi Banjir, warga Jalan Urip Sumoharjo Gang Burhan RT 12 Way Halim, Bandar Lampung, bergotong royong meninggikan badan jalan.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Noval Andriansyah
tribunlampung.co.id/bayu saputra
Lihat yang Dilakukan Warga untuk Antisipasi Banjir, Rahmat: Kalau Nunggu Pemerintah Lama! 

Padahal selama puluhan tahun bermukim di sana, air hanya menggenangi halaman depan rumah.

"Biasanya Banjir cuma sebatas mata kaki," ungkap Ratani Sijabat (62) salah satu warga yang jadi korban keBanjiran, Selasa (17/12).

Ratani mengatakan pada malam itu dirinya sedang berada di Rumah Sakit.

Ia terkejut mendengar kabar dari sang anak bahwa seluruh perabotan rumah sudah terendam Banjir.

Ternyata derasnya debit air karena tanggul penahan saluran air depan rumah jebol.

Untuk mengurangi air masuk, kedua anak Ratani berupaya dengan mencoba menutup tanggul yang jebol dengan alat seadanya.

Upaya itu tak membuahkan hasil sehingga aliran air terus masuk kerumahnya.

"Akhirnya dari tengah malam sampai subuh anak saya yang kuras air," katanya.

Setelah ditelusuri yang menjadi pemicu Banjir dan jebolnya tanggul di depan rumah karena tersumbatnya drainase.

Sumbatan itu bukan karena sampah melainkan sudah di tutup secara permanen.

Ratani sendiri tak mengetahui siapa yang menutup aliran air yang mengarah ke Jalan Urip tersebut.

Ratani merinci kerugian yang dialami tidak sedikit.

Seluruh peralatan elektronik seperti televisi, kulkas, mesin air dan mesin cuci mengalami kerusakan.

Belum lagi, lanjut Ratani, dokumen penting seperti ijazah rusak terendam Banjir.

"Dulu gak pernah separah ini. Kami minta kepada pemerintah untuk membongkar sumbatan saluran air. Agar saat hujan rumah kami tidak keBanjiran lagi," tandasnya.

Sementara itu Ketua RT 13 Sang Sutrisna mengatakan drainase tersebut ditutup oleh warga RT 12.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi Banjir di wilayah mereka.

"Kalau dibuka akan lebih banyak lagi rumah yang keBanjiran. Untuk solusinya kami akan melaporkan dulu ke pihak kelurahan," tutupnya. (Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra/Joviter Muhammad)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved