Tribun Bandar Lampung
Lihat yang Dilakukan Warga untuk Antisipasi Banjir, Rahmat: Kalau Nunggu Pemerintah Lama!
Demi mengantisipasi Banjir, warga Jalan Urip Sumoharjo Gang Burhan RT 12 Way Halim, Bandar Lampung, bergotong royong meninggikan badan jalan.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Demi mengantisipasi Banjir, warga Jalan Urip Sumoharjo Gang Burhan RT 12 Way Halim, Bandar Lampung, bergotong royong meninggikan badan jalan.
Intensitas curah hujan yang semakin tinggi dan kondisi drainase yang belum baik, membuat warga mencari solusi agar daerahnya tidak terendam Banjir.
Salah satunya adalah dengan meninggikan badan jalan.
Salah seorang warga Gang Burhan, Rahmat mengatakan, badan jalan ditinggikan sekitar 50 centimeter (cm).
Menurut Rahmat, jika hujan turun, jalan di Gang Burhan kerap terendam air.
• BREAKING NEWS - Lagi, Pencurian Motor Terekam CCTV Terjadi di Perumahan Bukit Kemiling Permai
• Kontraknya Bersama Badak Lampung Habis, Milan Petrovic: Saya Pulang, Sekarang di Slovenia
• Tarif Tol Bakauheni-Palembang Besok Resmi Berlaku, Cuma Rp 283.000
Tak jarang, kata Rahmat, air masuk ke rumah warga.
Rahmat mengungkapkan, hal tersebut dilakukan atas inisiatif warga yang tinggal di sekitar Gang Burhan.
"Kalau menunggu dari pemerintah pastinya lama," kata Rahmat, Minggu (5/1/2020).
Rahmat menuturkan, biaya untuk meninggikan badan jalan tersebut didapat dari swadaya masyarakat sekitar.
"Kami iuran untuk membeli semen 5 sak, pasir satu mobil kijang," tutur Rahmat.
"Kami lakukan ini semampu kami saja, jangan sampai masuk lagi air itu ke dalam rumah," imbuh Rahmat.
Pantauan Tribunlampung.co.id, pada Minggu (5/1/2020), selain bergotong royong meninggikan badan jalan, warga juga turun ke dalam dirainase di depan Gang Burhan.
Alhasil, didapati ada tumpukan ban motor di dalam dirainase tersebut.
Tak hanya itu, sampah juga menumpuk di dalam dirainase.
Herman HN Pantau