Tribun Lampung Utara
Islamic Center Kotabumi Jadi Tempat Mesum Anak Muda, DPRD Lampura Minta Satpol PP Bersikap Tegas
Kompleks Islamic Center Kotabumi, Lampung Utara, ternyata sering dijadikan tempat pacaran anak muda.
Penulis: Teguh Prasetyo | Editor: Teguh Prasetyo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Kompleks Islamic Center Kotabumi, Lampung Utara, ternyata sering dijadikan tempat pacaran anak muda.
Bahkan kerap terlihat pasangan Anak Baru Gede (ABG) memadu kasih di titik–titik yang mereka nilai aman dan nyaman.
Malah pada tahun 2018, penjaga kompleks Islamic Center pernah memergoki sepasang muda– mudi melakukan hubungan layaknya suami–istri di dalam toilet yang berada di bagian belakang kompleks.
”Saat dipergoki mereka sedang berbuat mesum dalam keadaan telanjang bulat,” kata Roni Zulhaidir, warga Jalan Soekarno Hatta, Kotabumi, Selasa (7/1/2019).
Ia juga menuturkan, pernah beberapa tahun silam, ada pasangan ABG yang terpergok sedang mesum.
Selain itu, sudah beberapa kali warga mengunggah di media sosial, ada pasangan ABG yang sedang bercumbu di kompleks Islamic Center.
Hal senada juga dikemukakan Sapreyadi, petugas keamanan Islamic Center. Ia mengaku sering memergoki pasangan kekasih yang asyik bercumbu di toilet.
“Sering banget. Pertama di dalam kamar mandi lalu dikunci dari dalam, langsung kita dobrak aja. Yang kedua di atas westafel,” jelasnya.
• Warga Keluhkan Islamic Center Kotabumi Jadi Tempat Mesum, Pernah Pergoki ABG Bercumbu di Toilet
Pelaku mesum yang sering dipergoki adalah pelajar dan masyarakat umum.
Sapreyadi mengatakan, waktu yang sering terjadinya mesum antara jam 3 hingga jam 5 sore.
“Sering itu jam 3-an sampe Maghrib, waktu itu juga pernah jam 2 malem kepergok,” tambahnya.
Menyikapi banyaknya kejadian di kompleks yang notabene merupakan lingkungan masjid, Rudi, salah seorang warga lainnya berharap, Pemkab Lampung Utara segera mencarikan solusi terbaik dari persoalan ini. Tujuannya agar peristiwa–peristiwa ini tidak lagi terulang.
Salah satu solusinya dengan menghidupkan kompleks Islamic Center dengan menjadikannya sebagai tempat wisata religi maupun menyulap taman–tamannya menjadi kawasan bersantai alternatif, seperti di kawasan Tugu Payan Mas dan Taman Olahraga dan Seni.
“Jika kompleks ini ramai dengan orang–orang maka pasangan yang ingin berbuat mesum akan berpikir dua kali untuk melakukannya. Selain itu, jika ramai dengan orang–orang maka akan ada perputaran ekonomi di sini,” imbuh Rudi.
Sementara itu, Firmansyah, Kepala Satpol PP Lampura mengaku geram dan langung akan cek ke Islamic Center Kotabumi.