Tribun Metro

Perbaiki Infrastruktur karena Banjir, Pemkot Metro Diminta Gunakan Pos Bencana

Komisi I DPRD Kota Metro meminta pemerintah untuk segera menindaklanjuti rusaknya sejumlah akses jalan dan jembatan yang rusak.

Perbaiki Infrastruktur karena Banjir, Pemkot Metro Diminta Gunakan Pos Bencana
TRIBUN LAMPUNG/INDRA SIMANJUNTAK
Peninjauan - Wali Kota Achmad Pairin saat meninjau lokasi potensi objek wisata Goa Warak di Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan, Rabu (8/1). 

Perbaiki Infrastruktur karena Banjir, Pemkot Metro Diminta Gunakan Pos Bencana

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Komisi I DPRD Kota Metro meminta pemerintah untuk segera menindaklanjuti rusaknya sejumlah akses jalan dan jembatan yang rusak.

Ketua Komisi I DPRD Kota Metro Basuki mengatakan, cuaca ekstrem yang akhir-akhir ini terjadi harus segera disikapi. Pun demikian dengan peristiwa longsor akses jalan dan jembatan yang terputus. Sehingga tidak mengganggu aksesibilitas masyarakat.

Ia menilai, dalam menyikapi longsor, ambrol, atau jembatan rusak, ekskutif bisa menggunakan dana dari pos bencana. Terlebih dana tersebut sudah dipersiapkan untuk mengatasi persoalan yang krusial.

"Kan ada dana bencana, itu sementara bisa digunakan untuk mengatasi masalah bencana ini. Jangan hanya menunggu provinsi, karena pasti akan lama. Kalau bisa menggunakan dana bencana kenapa tidak," bebernya, Rabu (8/1).

Total 500 Hektar Area Sawah Terendam Banjir Akibat Tanggul Way Katibung Jebol

Selain itu, pemerintah juga harus mengantisipasi masalah banjir ini dengan mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan. Serta melakukan pengerukan tanah di aluran sungai agar air lancar mengalir.

"Karena saat curah hujan tinggi, maka sungai akan meluap. Akibatnya air akan meluap ke daratan dan mengakibatkan banjir. Apalagi bagi lokasi yang rendah. Sudah tentu akan jadi musibah. Jadi harus segera," ungkapnya.

Diketahui, akibat tingginya curah hujan yang melanda Bumi Sai Wawai akhir-akhir ini mengakibatkan sejumlah jembatan longsor dan banjir di antaranya penghubung antara Metro Timur dan Batanghari, dan di Jalan Pramuka Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan.

Mahasiswa Bimbingan dan Konseling UM Metro Gelar Aksi Sosial Peduli Banjir Jabodetabek

Sementara, Wali Kota Achmad Pairin mengaku rusaknya sejumlah fasilitas akibat hujan deras beberapa waktu lalu di wilayah setempat akan menjadi perhatian Pemkot Metro.

"Tentu terkait gorong-gorong ambles atau jembatan rusak menjadi perhatian kita. Sudah kita cek," bebernya selepas meninjau lokasi potensi objek wisata Goa Warak di Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan, Rabu (8/1).

Pairin menambahkan, untuk mencegah kejadian terulang, Pemkot akan segera membenahi infrastruktur yang saat ini kurang memadai. Kemudian untuk masalah longsornya jembatan akan konsultasi ke Pemerintah Provinsi Lampung. (dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved