Tegal Mas Lampung

Tiga Turis Polandia Kagum Lihat Keindahan Tegal Mas, Puncak Mas, dan Bukit Mas: 'Very Beautiful'

Melihat keindahan bawah laut perairan Tegal Mas, Maciej dan Kamil mengacungkan jempol. "Di Polandia tak ada lagi tempat seperti ini," katanya.

Editor: Andi Asmadi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tiga wisatawan dari Polandia, Maciej, Kamil, dan Ania, mengaku terkagum-kagum melihat keindahan wisata Pulau Tegal Mas di Pesawaran, Provinsi Lampung.

"Very beautiful. Kami sudah mengunjungi banyak objek wisata, tetapi keindahan Tegal Mas sungguh luar biasa," kata Maciej dalam perbincangan di Puncak Mas, Bandar Lampung, Kamis malam 9 Januari 2020.

Dalam perbincangan itu, mereka didampingi oleh pengusaha Thomas Riska yang merupakan owner Tegal Mas.

Maciej dan dua rekannya datang ke Lampung untuk berlibur. Maciej bisa berbahasa Indonesia meski lambat, sedangkan Kamil harus beberapa kali membuka kamus di ponselnya.

Tiga wisatawan dari Polandia, yakni Kamil (kiri), Maciej (2 kanan), dan Ania (kanan) berfoto bersama Thomas Azis Riska, owner Tegal Mas, Puncak Mas, dan Bukit Mas di kawasan Bukit Mas, Bandar Lampung, Kamis 9 Januari 2020.
Tiga wisatawan dari Polandia, yakni Kamil (kiri), Maciej (2 kanan), dan Ania (kanan) berfoto bersama Thomas Azis Riska, owner Tegal Mas, Puncak Mas, dan Bukit Mas di kawasan Bukit Mas, Bandar Lampung, Kamis 9 Januari 2020. (ISTIMEWA)

Sedangkan Ania, si gadis Polandia yang cantik, mengaku tidak tahu bahasa Indonesia sama sekali.

Saat berada di Tegal Mas, mereka sempat menyelam dan snorkling.

Melihat keindahan bawah laut perairan Tegal Mas, Maciej dan Kamil mengacungkan jempol. "Di Polandia tak ada lagi tempat seperti ini," katanya.

Ia juga melihat matahari terbenam yang menurut dia seperti berada di surga. "Tak terbayangkan kami bisa berada di tempat seperti itu, sangat luar biasa," kata Kamil.

Maciej, Kamil, dan Ania sudah tiga pekan berada di Indonesia. Mereka terbang dari Polandia ke Jakarta, kemudian melanjutkan perjalanan ke Sumatra.

Beberapa tempat di Sumatra Selatan sudah dikunjunginya, termasuk di Bengkulu.

Mereka kemudian masuk ke Lampung melalui Krui. Di tempat ini, mereka mengagumi pantai Krui yang ombaknya tinggi dan sangat bagus untuk berselancar.

Tiga wisatawan dari Polandia yakni Maciej, Kamil, dan Ania dijamu santap malam oleh owner Puncak Mas, Thomas Azis Riska (kiri), di kawasan wisata Puncak Mas, Bandar Lampung, Kamis malam 9 Januari 2020.
Tiga wisatawan dari Polandia yakni Maciej, Kamil, dan Ania dijamu santap malam oleh owner Puncak Mas Thomas Azis Riska  di kawasan wisata Puncak Mas, Bandar Lampung, Kamis malam 9 Januari 2020. (ISTIMEWA)

Selanjutnya mereka meneruskan perjalanan ke Bandar Lampung. Beberapa objek wisata yang sudah dikunjunginya, selain Tegal Mas, antara lain Puncak Mas dan Bukit Mas.

Mereka datang ke Indonesia tanpa didampingi pemandu wisata atau guide. Yang menjadi andalan mereka adalah Google Maps di ponselnya serta panduan perjalanan yang ada di berbagai situs online.

"Sumatra sangat kaya potensi pariwisata. Dan, yang paling penting, penduduknya ramah. Mereka selalu tersenyum dan siap membantu dengan ikhlas," kata Maciej.

Di Lampung pun, kata Maciej, mereka terkesan akan sambutan masyarakat dari berbagai kalangan yang begitu baik.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved