Beauty

Penyebab Bopeng Jerawat, Jenis dan Cara Mengatasi Bopeng Jerawat yang Sebabkan Wajah Tidak Mulus

Bopeng jerawat merupakan salah satu permasalahan kulit wajah yang banyak dikeluhkan wanita. Sebab bopeng membuat wajah menjadi tidak mulus.

Penyebab Bopeng Jerawat, Jenis dan Cara Mengatasi Bopeng Jerawat yang Sebabkan Wajah Tidak Mulus
Dokumentasi pribadi
dr Amelica. Penyebab Bopeng Jerawat, Jenis dan Cara Mengatasi Bopeng Jerawat yang Sebabkan Wajah Tidak Mulus 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Bopeng jerawat merupakan salah satu permasalahan kulit wajah yang banyak dikeluhkan wanita.

Sebab bopeng membuat wajah menjadi tidak mulus dan tampak tidak menarik.

dr Amelica Oksariani, Dipl CIBTAC M Biomed (AAM) mengatakan, bopeng jerawat atau dalam istilah medis disebut dengan skar akne atrofi (atrophic acne scar), adalah kelainan kulit yang bisa muncul ketika jerawat menyebabkan luka di kulit.

"Sayangnya, sel kulit tidak mampu memproduksi kolagen yang cukup untuk mengisi bekas luka.Akibatnya, terjadilah indentasi (cekungan) di kulit," kata Owner Amora Skin Clinic itu.

Dalam kasus lainnya, jerawat juga bisa menyebabkan kulit memproduksi terlalu banyak kolagen sehingga yang terjadi justru sebaliknya.

Permukaan kulit bekas jerawat terisi secara berlebihan hingga bentukannya menonjol atau yang disebut dengan skar akne hipertrofik (hypertrophic acne scar).

3 Rekomendasi Concealer untuk Menyamarkan Bekas Jerawat hingga Mata Panda 

Penyebab Jerawat, Gejala, Obat dan Pencegahan Jerawat

4 Jenis Blush On Pixy yang Bikin Wajah Cerah dan Tampak Berkilau, Simak Cara Pakainya

Cerahkan Wajah Kusam dengan Masker Kopi, Simak Langkah Meracik Masker Kopi 

Hypertrophic acne scar merupakan bekas jerawat yang berubah warna menjadi gelap dan terlihat seperti benjolan, yang biasa disebut juga dengan keloid.

Benjolan pada bekas jerawat ini terbentuk saat tubuh tidak sengaja memproduksi terlalu banyak sel saat sedang berusaha memperbaiki sel kulit yang rusak akibat inflamasi.

Cara untuk merawat hypertrophic scar adalah dengan memberi suntikan steroid atau cortisone.

Selain itu, juga bisa menggunakan produk retinol topical dan laser treatment.

Halaman
1234
Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved