Sedang Ikuti Rakernas di Jakarta, Tri Rismaharini Tetap Pantau Kantor Melalui Ponsel Pintar
Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya, tetap memantau kondisi Pemkot Surabaya melalui ponsel pintarnya.
Ganjar Pranowo dari Jateng," kata Mega.
"Oh, Giri dari Badung, Bali," lanjut Mega.

Ucapan terima kasih itu ia kaitkan dengan salah satu sikap yang harus dimiliki seorang kader PDI-P, terutama mereka yang menjabat di legislatif dan eksekutif.
Mega menyebut politisi PDI-P tidak boleh sibuk berwacana.
Ia mengatakan, politisi PDI-P mesti menghasilkan keputusan politik konkret yang berpihak pada rakyat.
Menurutnya, para kepala daerah yang disebutkan itu merupakan contoh dari perwujudan sikap tersebut.
"Politisi 'banteng' jangan sibuk berwacana dan membangun citra politik, tanpa keputusan politik konkret yang berpihak pada kehidupan rakyat dan beriorientasi pada kepentingan nasional.
Saya sangat berterima kasih kepada kader PDI-P yang pada tugasnya mereka memberikan baktinya kepada daerah masing-masing," kata Mega.
Risma: Terima Kasih atas Kepercayaan dari Ibu Megawati
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku bersyukur kinerjanya diapresiasi Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.
Namun, dia mengatakan dirinya tidak pernah bertujuan untuk mendapatkan pujian atau penghargaan dalam bekerja.
"Saya terima kasih atas kepercayaan dari Ibu Mega.
Meskipun saya selalu sampaikan bahwa tujuan saya bukan mendapat penghargaan atau apa pun," kata Risma di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (11/1/2020), dikutip dari Kompas.com.
Risma menyatakan dirinya fokus bekerja untuk menyejahterakan warga Surabaya.
"Tujuannya memang bukan cari penghargaan, tapi tujuannya warga Surabaya sejahtera," tuturnya.
Risma pun tak mau berspekulasi soal pernyataan Mega menjadi sinyal bagi dirinya untuk menjabat di tingkat yang lebih tinggi.
Di sisi lain, Risma mengatakan, dirinya tak pernah meminta jabatan apapun kepada Megawati.
"Saya terus terang enggak pernah berpikir peluang untuk jabatan.
Karena bagi saya, mohon maaf pantang meminta jabatan," kata dia.
"Karena di jabatan itu selalu terkandung risiko di mana saya harus adil, amanah," ucap Risma.
Sebelumnya, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang dianggap telah berbakti di daerah masing-masing.
Salah satunya, Mega mengucapkan terima kasih untuk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
"Saya sebagai ketum sangat berterima kasih.
Terutama kepada Ibu Risma di Surabaya," kata Mega dalam sambutan pembukaan Rakernas PDI-P di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (10/1/2020).
Ia mengatakan Risma terbilang 'cerewet' sebagai pemimpin.
Namun, kata Mega, sikap cerewet itu diperlukan.
"Beliau seorang wanita yang cerewetnya bukan main.
Tapi kalau saya bicara berdua, saya selalu mengatakan kita perempuan memang harus cerewet," ujar dia.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dan Tribunnewswiki.com
#Lihat yang Dilakukan Wali Kota Surabaya saat Hadiri Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta