Breaking News:

Tribun Pringsewu

Sampai Saat Ini Kejari Belum Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Gedung Kelas III RSUD Pringsewu

Kejari Pringsewu masih belum melakukan penahanan terhadap dua tersangka yang diduga melakukan korupsi pembangunan Gedung Rawat Inap Kelas III RSUD.

Tribunlampung.co.id/Robertus Didik Budiawan
Hingga kini, Kejari Pringsewu belum menahan dua tersangka korupsi ruang rawat inap RSUD Pringsewu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu masih belum melakukan penahanan terhadap dua tersangka yang diduga melakukan korupsi pembangunan Gedung Rawat Inap Kelas III RSUD Pringsewu.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus Kejari Pringsewu Leonardo Adiguna mengungkapkan, alasan kenapa belum ditahannya kedua tersangka yang merugikan keuangan negara hingga Rp 717 juta tersebut.

"Sampai hari ini kedua tersangka dianggap kooperatif, sehingga tidak dilakukan penahanan," kata Leonardo ketika ditemui di DPRD Pringsewu, Senin (13/1/2020).

Dia menuturkan, saat ini masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dalam agenda penyidikan khusus.

Ada sekitar 30 saksi yang diperiksa. Saat ini pemeriksaan itu sudah mendekati tahap akhir.

"Dari 30-an saksi, tinggal dua atau tiga saksi lagi yang bakal diperiksa," kata Leonardo.

Selanjutnya, kata Leonardo, pemeriksaan mengarah kepada tersangka.

"Sebentar lagi lah, paling lambat satu bulan lagi," lanjut Leonardo.

Penyidik Kejari Pringsewu Maraton Periksa Saksi-saksi Korupsi Bangunan RSUD Pringsewu

Diketahui, Kejaksaan Negeri Pringsewu telah menetapkan dua tersangka dugaan korupsi pembangunan Gedung Rawat Inap Kelas III RSUD Pringsewu.

Halaman
123
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: teguh_prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved