Korupsi RSUD Pringsewu

Penyidik Kejari Pringsewu Maraton Periksa Saksi-saksi Korupsi Bangunan RSUD Pringsewu

Kejari Pringsewu maraton melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dugaan korupsi pembangunan gedung Rawat Inap Kelas III RSUD Pringsewu.

Penyidik Kejari Pringsewu Maraton Periksa Saksi-saksi Korupsi Bangunan RSUD Pringsewu
Tribunlampung.co.id/Didik
Jajara Kejari Pringsewu dalam pres rilis Desember 2019 kemarin. Penyidik Kejari Pringsewu Maraton Periksa Saksi-saksi Korupsi Bangunan RSUD Pringsewu 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu maraton melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dugaan korupsi pembangunan gedung Rawat Inap Kelas III RSUD Pringsewu.

Pemeriksaan tersebut dalam agenda penyidikan khusus.

Sesuai agenda ada 30 saksi yang diperiksa kembali dalam perkara yang merugikan keuangan negara Rp 717 juta tersebut.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pringsewu Leonardo Adiguna mengungkapkan, bila sampai saat ini masih dalam agenda pemeriksaan penyidikan khusus.

"Sudah belasan saksi yang sudah kami periksa kembali. Untuk jumlah pastinya lupa saya," kata Leonardo via telepon, Senin, 6 Januari 2020.

Leonardo belum dapat memastikan terkait berapa lama waktu lagi yang dibutuhkan hingga giliran tersangka yang mendapat pemeriksaan.

Terpenting, menurut dia, seluruh alat bukti yang diperlukan dalam perkara dugaan korupsi pembangunan Gedung Rawat Inap Kelas III RSUD Pringsewu telah terakomodir.

Seperti saksi ahli dan lainnya.

Kejaksaan Negeri Pringsewu telah menetapkan dua tersangka dugaan korupsi pembangunan Gedung Rawat Inap Kelas III RSUD Pringsewu.

Tetapkan 2 Tersangka

Halaman
1234
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved